| Time | | Selamat datang di Black Order Headquarters! Waktu dunia Black Order HQ saat ini adalah: Februari 1880 |
| | |
| Author | Message |
|---|
Ariel Archer

Posts: 49 Umur: 19 Pemilik: Al2SiO5 Poin RP: 20
Biodata Posisi: Section Leader Cabang: Eropa Umur: 23
 | Subject: Re: [CENTRAL] Common Room 9th July 2009, 22:05 | |
| [OOT : kyaa~ Arvid muncul juga~~ hohoho]
"Maafkan Section Leader saya, General Asdvadzadour. Ini kompensasi yang ada butuhkan."
Ariel sangat mengenal suara itu dan suara itu membuatnya sangat bahagia. 'Ayah Angkat'nya telah menolongnya lagi kali ini. 'Selamat tinggal Regula, selamat tinggal Common Room', pikir Ariel sambil mendesah bahagia. Kemudian Ariel dan Arvid meninggalkan ruangan tragedi itu.
"Terima kasih banyak Capello! Aku kembali berhutang budi padamu.", kata Ariel santai.
"Mohon tanda tangani laporan ini, harus segera diserahkan pada Chief Supervisor."
"Ahh, ya baiklah. Tandatanganku berharga 20 guinea kalau begitu.", balas Ariel sambil tersenyum picik. Padahal itu memang tugasnya bukan? Tapi memang itulah sifatnnya.
"Semoga saja aku tidak bertemu Regula itu lagi, sepertinya dia menimbulkan trauma.", ucapnya lagi pada Arvid. |
|  | | Arvid V. V. Härkönen

Posts: 20 Pemilik: S.E.H.
Biodata Posisi: Section Staff Cabang: Eropa Umur: 48
 | Subject: Re: [CENTRAL] Common Room 26th July 2009, 07:47 | |
| OOT : Kamu ini ya! Baru mulai RP udah ngutang lagi! Ayo, sini balikin duitnya! =)) *digebuk*
Mereka menyisi sampai ke pintu keluar Common Room, menghindari kejadian buruk apapun yang bisa terjadi, atau disebabkan oleh orang-orang. Ruangan ini memang selalu penuh setelah waktu makan siang. | Quote: | | "Terima kasih banyak Capello! Aku kembali berhutang budi padamu." |
Arvid hanya tersenyum maklum sambil menyerahkan laporan yang sedari tadi dipegangnya untuk ditandatangani Ariel. Capello, merupakan nama panggilan yang dibuatkan oleh Ariel. Section Leader ini memang gemar memberi nama panggilan khusus bagi benda atau orang. Giraile dipanggil 'Regula' (singa) mungkin karena kesannya yang perkasa, lalu kalau tidak salah ia pernah memanggil Shreizag dengan 'Pisces Australis'... Hmm, apa karena anak itu suka makan ikan ya?
| Quote: | | "Ahh, ya baiklah. Tanda tanganku berharga 20 guinea kalau begitu." |
Pria berusia 48 tahun ini tertawa kecil, sambil mengucapkan terima kasih ia kembali mendekap laporan itu di samping pinggangnya. Memang begitulah sifat Ariel; perhitungan. Tapi toh Arvid tidak pernah mempermasalahkan hal itu, baginya asal Ariel aman dan sehat itu sudah cukup.
| Quote: | | "Semoga saja aku tidak bertemu Regula itu lagi, sepertinya dia menimbulkan trauma." |
Arvid mengangkat sebelah alisnya, kemudian ia membetulkan posisi kacamatanya, "Section Leader Ariel..." ia memulai, "Saya rasa saya pernah mengajarkan Anda tentang bagaimana menghadapi berbagai macam perangai orang, termasuk yang seperti... itu." Arvid memberikan emphasis pada akhir kalimatnya, merujuk pada General berkebangsaan Armenia yang terkenal galak dan barbar, "Saya pikir, tentu ada cara khusus tersendiri untuk masalah ini, tapi..." ia berhenti, kemudian melihat jam tangannya, ia mendesah pelan, "... Ah, kita lanjutkan nanti. Saya harus menyerahkan laporan ini pada Chief Supervisor." ia tersenyum sopan. Yaa, 'anak angkat'nya yang satu lagi, Shreizag, yang dikenal anti sosial saja bisa berteman dekat dengan Giraile, maka seharusnya Ariel yang lebih bersahabat dapat membangun relasi yang baik dengannya pula.
Ia melirik jamnya lagi; pria Finlandia ini memang disiplin soal waktu. Tanpa buang-buang waktu lagi ia berpamitan, "Nah, saya permisi dulu." ia tersenyum lagi, kali ini sambil menepuk pundak Ariel. Mungkin Section Leader itu masih ingin beristirahat di sana, walaupun rasa khawatir masih tersisa dalam dirinya, Arvid tidak bisa menolerir dirinya sendiri kalau sampai terlambat memberikan laporan pada Chief Supervisor. Baru setelah itu, ia akan kembali untuk memeriksa keadaan Ariel, sekaligus mengingatkannya untuk kembali bekerja.
[Arvid out untuk sementara] |
|  | | Ariel Archer

Posts: 49 Umur: 19 Pemilik: Al2SiO5 Poin RP: 20
Biodata Posisi: Section Leader Cabang: Eropa Umur: 23
 | Subject: Re: [CENTRAL] Common Room 31st July 2009, 12:22 | |
| Arvid mengangkat sebelah alisnya, kemudian ia membetulkan posisi kacamatanya, "Section Leader Ariel..." ia memulai, "Saya rasa saya pernah mengajarkan Anda tentang bagaimana menghadapi berbagai macam perangai orang, termasuk yang seperti... itu."
"Eh? Ya. . .ya sudahlah! Toh Masalah ini sudah selesai dan aku memang tidak mau bertemu singa itu untuk sementara waktu.", ucapnya tanpa ekspresi. Kemudian Ariel membetulkan lagi posisi kacamatanya yang memang miring karena diangkat General yang satu itu.
"... Ah, kita lanjutkan nanti. Saya harus menyerahkan laporan ini pada Chief Supervisor."
Arvid sudah berancang-ancang mau pergi melapor ke Chief Supervisor. Ariel akhirnya terpikirkan suatu hal yang dia rasa sangat penting, mengenai istirahatnya yang terganggu.
"Tunggu, Capello. Aku rasa keinginan untuk beristirahat di tempat sial ini sudah menguap. lagipula tempat yang sudah kuincar tadi sudah ditempati orang, terima kasih pada Nona General yang Baik Hati itu. Kurasa aku akan beristirahat di kantor saja.", ucapnya sambil mendesah. Kemudian ia memelototi Giraile, dan setelah beberapa detik ia berjalan karena Arvid sudah meninggalkannya.
[Ariel out] |
|  | | Giraile Arevig A. Vatican Central

Posts: 258 Pemilik: Chief Poin RP: 100
Biodata Posisi: General Cabang: Eropa Umur: 28
 | Subject: Re: [CENTRAL] Common Room 5th August 2009, 18:59 | |
| Giraile masih belum memercayai nasib baiknya. Dua puluh guinea, alias dua puluh satu pound sterling, telah mendarat ke genggaman tangannya begitu saja. Tidak bisa dibilang bahwa pendapatannya itu tanpa pengorbanan dari sisinya, mengingat Baron de Sigognac yang kini mengotori karpet ruang santai markas, tetapi itu tidak sebanding dengan kepingan yang kini berada di saku jasnya. Ia melihat Ariel memelototi dirinya, wajar. Ia memberi senyuman yang berlebihan manisnya pada Ariel, seraya memberikannya ayunan tangan selamat tinggal. Reputasinya tercoreng sedikit, tetapi tak apalah. Section Leader dari Diplomatic & Communication bukan orang-orang yang benar-benar perlu ia jaga dekat relasinya dengan dirinya. Ia meregangkan tangannya, sebelum memutuskan untuk kembali ke kamarnya sendiri, dan mengambil satu botol brandi lain dari stash pribadinya. "Nah, sekarang, mana Abirad untuk membersihkan ini..." Seperti itu juga, Giraile tidak akan lepas tanggung jawab dari tindakannya... walau bukan berarti ia akan menanganinya sendiri. Tidak ketika ada orang yang lebih patut yang bisa disuruhnya dengan sesuka hati, minimal. Benar-benar hari yang baik. Tamat _________________ "If at first you don't succeed... keep trying!"
passion, uncertainty-- her choice. number01: the L O V E R S - part 1 |
|  | | |
Similar topics |  |
|
| | Permissions in this forum: | You cannot reply to topics in this forum
| |
| |
|
|