| Time | | Selamat datang di Black Order Headquarters! Waktu dunia Black Order HQ saat ini adalah: Februari 1880 |
| | | [AFRICA] A Hectic Deadline | |
| |
| Author | Message |
|---|
Rajeev V. Nambiar

Posts: 66 Pemilik: S.E.H. Poin RP: 20
Biodata Posisi: Section Leader Cabang: Afrika - Timur Tengah Umur: 36
 | Subject: Re: [AFRICA] A Hectic Deadline 30th July 2009, 14:12 | |
| OOT : Wuah, Sofia manis sekali... 
Sambil berdendang riang, Rajeev menenteng tiga gelas berisi kopi yang baru dibawanya dari dapur Section Research. Wajahnya terlihat cerah sekali. Dan kalau ditanya atau disapa oleh anak buahnya, ia pasti tertawa dan mengatakan bahwa ia akan bisa tidur nyenyak malam ini. Lantunan lagu tradisional India tidak berhenti keluar dari mulutnya sampai ia tiba di depan pintu kantornya sendiri. Memakai salah satu kakinya, Rajeev membuka pintu, "Kopi Kolombia nih! Baru datang pagi ini lho~!" ujarnya riang sambil menyodorkan gelas-gelas itu ke hadapan Sofia dan Hakizi. Namun, baru satu langkah ia memasuki kantornya, kakinya terpeleset oleh kertas-kertas yang berceceran di lantai. Oh ya. Dia tidak memakai alas kaki. Pantas saja bisa terpeleset hanya karena kertas. Dan hebatnya, ketiga gelas yang tadi dipegangnya jatuh--melayang ke depan, ke arah mejanya, dan akhirnya menumpahkan isinya ke atas tumpukan kertas yang paling penting malam itu. Laporan Pengeluaran Section Research yang baru selesai dikerjakannya. Rajeev berusaha berdiri bersamaan dengan suara dentingan gelas-gelas yang jatuh ke lantai. Saat matanya memandang ke depan, ia sadar akan seluruh situasi ini. Kerja kerasnya menjadi sia-sia dalam beberapa detik. Kini kertas-kertas berharga itu telah tertutupi oleh warna hitam pekat. Siapapun tahu kalau benda itu tidak akan bisa dibaca lagi.Dan sebagian lain dari cairan hitam itu meninggalkan bekas coklat-hitam di beberapa bagian dari jas lab Rajeev. Hening. "Oh..." ia bergumam pelan, dan nampaknya hanya itu yang akan keluar dari mulutnya. Sungguh, ia tidak tahu apalagi yang harus dikatakannya. Hening lagi. Mengumpulkan keberaniannya, ia menoleh pada Hakizi. Dengan tatapan memelas dan senyum gugup, ia meminta keputusan dari sang Supervisor. 'Mati aku...' |
|  | | Hakizi Mana Vatican Central

Posts: 77 Pemilik: Chief Poin RP: 100
Biodata Posisi: Supervisor Cabang: Afrika - Timur Tengah Umur: 37
 | Subject: Re: [AFRICA] A Hectic Deadline 30th July 2009, 14:46 | |
| Akhirnya, temannya mendobrak pintu kantor (dengan kaki telanjangya pula) - tampaknya ia antusias sekali, baguslah. Terdengar senandung lagu berbahasa India yang tidak dimengertinya dari mulut temannya ini, yang tersenyum lebar. Ah, seharusnya Rajeev lebih berhati-hati dengan bawaannya, kalau tidak--
Dan, pada akhirnya, the inevitable happens. Tumpahlah kopi Kolombia yang entah mengapa memilih untuk mendarat pada objek yang paling diutamakan untuk tidak ternodai apapun, laporan yang sudah ditunggu-tunggu oleh Sofia Kyprianos. Dewi Fortuna, walaupun dirinya sebagai umat Kristen yang taat tidak mempercayai keberadaannya, benar-benar tidak ada di sisi Rajeev. Lihat saja LCKnya yang cuma 4
"Oh..." ia bergumam pelan, dan nampaknya hanya itu yang akan keluar dari mulutnya. Sungguh, ia tidak tahu apalagi yang harus dikatakannya.
Hening lagi.
Mengumpulkan keberaniannya, ia menoleh pada Hakizi. Dengan tatapan memelas dan senyum gugup, ia meminta keputusan dari sang Supervisor.
Hakizi tidak menunjukkan bahwa dirinya tertegun oleh tatapan memelas Rajeev. Ia terdiam sesaat, merasakan tatapan Sofia tertuju pada dirinya juga. Mendehamlah dia, memberi pertimbangan terakhir pada apa yang akan dikatakannya, yang diharapkannya akan memuaskan segala pihak.
"... Barang kali kau membutuhkan perpanjangan deadline, Rajeev?" tawarnya dengan suara datar. _________________ "Three hours a night suffices. The rest can be taken bit by bit."-- Hakizi Mana, on sleep
values, temptation-- his choice. number02: the L O V E R S - part 2 |
|  | | Rajeev V. Nambiar

Posts: 66 Pemilik: S.E.H. Poin RP: 20
Biodata Posisi: Section Leader Cabang: Afrika - Timur Tengah Umur: 36
 | Subject: Re: [AFRICA] A Hectic Deadline 30th July 2009, 15:32 | |
| Setelah menunggu beberapa detik, akhirnya keluar juga kalimat dari mulut sang Supervisor. Rajeev menelan ludah pahit, bersiap menerima segala konsekuensi dari kecerobohannya ini.
"... Barang kali kau membutuhkan perpanjangan deadline, Rajeev?"
Seharusnya senyum lebar kini merekah di wajahnya, namun nyatanya tidak. Ia mengangguk lemas, tampak sudah terlalu capek untuk tersenyum. Perlahan-lahan ekspresinya berubah, nampaknya efek tidak tidur selama 3 hari sudah mencapai puncaknya.
Dengan wajah yang lebih memelas dan lemas dari sebelumnya, Rajeev berjalan ke depan, mendekati sahabatnya, kemudian memegang kedua tangannya, "Huaaaa, Hakiziii..." katanya, persis seperti anak kecil yang mau menangis, "Terima kasih ya... Aku janji akan menyelesaikannya dalam beberapa jam ke depan... Maaf ya Sofia..." lanjutnya sambil menoleh lemas ke Sofia, rasanya tidak akan ada orang yang tega memarahinya sekarang.
.....
Maka, dengan kemurahan hati sang Supervisor dan seksi Logistik, Rajeev Vikramendra Nambiar, Section Leader Research Department, diberi kelonggaran satu hari lagi untuk menyelesaikan Laporan Keuangan. |
|  | | | | [AFRICA] A Hectic Deadline | |
|
Similar topics |  |
|
| | Permissions in this forum: | You cannot reply to topics in this forum
| |
| |
|
|