An Indonesian D.Gray-Man original character (OC) roleplay forum. Set in an alternate 1880s.
 
HomeFAQCalendarSearchMemberlistUsergroupsRegisterLog in
Time

Selamat datang di Black Order Headquarters! Waktu dunia Black Order HQ saat ini adalah: Februari 1880

[CENTRAL] musim dingin, bersalju dan hawa menusuk

[ASIA] musim dingin, sejuk namun kering

[AMERICA] musim dingin, badai salju di akhir bulan

[AFRICA] musim dingin, sedikit salju di awal bulan

Acara mendatang:

- Valentine Grand Ball

(Kontak staf jika memiliki ide)

Shoutbox

ShoutMix chat widget
Affiliates

ClampFactory Al'loggio

code-geass

tenipuri-indo

Saint-Sanctuary

Neverworld

Aria Academy High School Fighter Role Play Forum

Don't be shy, affiliate with us!
 
Latest topics
» [AMERICA] Unusual Training
by Keith Warringstate 21st June 2011, 23:10

» English Free Talk
by Wilhelm U. Smith 19th February 2011, 21:17

» [Central] The History Might Have Recorded Us
by Fuchsia Scarlet 13th February 2011, 12:21

» [CENTRAL] Looking Around
by Lumiere A. Etoile 6th February 2011, 20:13

» [AMERICA] Tea Late at Night
by Felicia Miles 30th January 2011, 09:13


Share | 
 

 [ASIA] Stained Memories

View previous topic View next topic Go down 
Goto page : Previous  1, 2, 3
AuthorMessage
Song Eun Su



Posts: 103
Umur: 19
Pemilik: Al2SiO5

Biodata
Posisi: Disciple
Cabang: Asia
Umur: 16

PostSubject: Re: [ASIA] Stained Memories   29th June 2010, 18:11

Malam di musim dingin ini terasa begitu panjang. Alasannya sudah jelas, seri curahan hati dua orang Exorcist mengenai masa lalu mereka yang kelam. Ingatan tentang kematian orang tua mereka dan keputusasaan sempat memenuhi malam, mengguncang hati keduanya hingga mata mereka tak ragu lagi menitikkan air mata. Seperti yang sudah Song Eun Su kira, pembicaraan jujur akan melegakan hati dan meringankan sedikit beban.

Bahkan cahaya bulan pun jadi terasa begitu sendu, mengisi kamar milik Heidrich Kohler dan Song Eun Su. Semuanya mungkin terasa ebgitu dramatis, bukan? Dua orang itu punya jabatan yang sama, masa lalu yang mirip, dan luka hati yang serupa. Kebetulan? Takdir? Eun Su tak ambil pusing. Otaknya sudah terlalu lelah karena menahan kantuk dan terus mencoba meyakinkan Heidrich bahwa dirinya masih bisa berharap untuk lepas dari masa lalunya.

Mungkin keduanya jadi lebih dewasa malam ini? Siapa tahu.

Eun Su sadar Heidrich sudah menarik dirinya dan kembali ke tampatnya semula, sesuai sarannya barusan. Heidrich mengambil selimutnya dan langsung berbaring. Sesaat pemuda Korea itu tahu, bocah itu terkuras energinya malam ini.

"Guten Schlaf, Yunsu. Möge Gott Sie segnen."

...?

Eun Su sama sekali tak mengerti apa yang diucapkan si bocah dari tempat tidurnya. Bahasa Jerman? Jangankan itu, kemampuan bahasa Inggris Eun Su saja cukup parah. Tapi Eun Su bisa sedikit menebak, mungkin itu ucapan selamat malam. Tentunya Eun Su sadar Heidrich salah mengucapkan namanya, tapi itu tak masalah. Nama khusus tak berarti apapun untuk Eun Su.

"Istirahatlah, hari esok masih menunggu," ujarnya sambil tersenyum. Eun Su mencoba sekuat tenaga menutup matanya dan melepas kesadarannya. Hari esok akan segera tiba dan baik Eun Su maupun Heidrich masih harus berusaha untuk menghadapinya.

Tiba-tiba saja, entah mimpi atau apa, Eun Su dapat melihat bayangan ibunya. Wanita itu tersenyum lembut padanya, seolah-olah senang anak satu-satunya ini menjadi orang yang cukup baik.

Omoni, aku akan berjuang...


[FIN]
Back to top Go down
View user profile
 

[ASIA] Stained Memories

View previous topic View next topic Back to top 
Page 3 of 3Goto page : Previous  1, 2, 3

 Similar topics

-
» Bloody Asia
» memories
» Old memories
» The cave of memories.
» Old Memories, and New Beginnings...

Permissions in this forum:You cannot reply to topics in this forum
Black Order Headquarters :: Black Order Archives :: Bookman's Records-
Forum free | © phpBB | Free forum support | Contact | Report an abuse | Free forums