Tap.
Seorang gadis muda mendaratkan kakinya pada salah satu sudut di taman--anggap saja begitu--markas Black Order cabang Amerika Utara - Selatan. Dari lagaknya, terlihat kalau nona berambut pirang pucat ini sedang mencari sesuatu; seseorang, tepatnya. "Duuh, kok tidak ada di manapun juga ya? Kakak ada di mana sih?" merengut, menggerakkan kepalanya ke berbagai arah, mencari sosok yang dikenalnya.
Tetap saja tidak ada, karena kakaknya sedang berada di tempat lain, melakukan hal lain. "Hmph~" mendengus, pencariannya selama beberapa menit ke belakang tidak membuahkan hasil, padahal Innocence-nya sudah diaktifkan untuk mempermudah gerakannya. Cahaya yang menyelimutinya perlahan mulai melemah, sebelum akhirnya hilang sama sekali. Ya, kalau terlalu lama diaktifkan bisa-bisa tenaganya terkuras habis.
Sekarang berjalan ringan menyusuri taman, menghirup udara pagi yang segar di sana. Ahh... Di aula bulat tadi terlalu banyak orang sih, jadi agak pengap rasanya. "Oh!" Estrella berseru nyaring, mata hijaunya itu menangkap sesuatu. "Evaaa~!" ya, nona berambut merah itu juga ternyata berada di sana, ia berlari-lari kecil mendekati Eva yang sedang berdiri di depan sebuah patung marmer besar.
"Oh, ya ampun!" ia terkikik pelan begitu melihat pemandangan di hadapannya; maksudnya, patung besar tadi. "Ternyata dari tadi di sini toh?" kini mendongak, memandang patung yang... keindahannya sulit dideskripsikan itu. Yaa, patung ini juga termasuk dari proyek UBAH yang sensasional, diletakkan di taman karena menurutnya sesuai dengan suasana taman yang tranquil.
Eh? Memangnya patung apa sih?
Gadis enerjik itu tersenyum lebar, sebelum bertukar pandang dengan nona Montini di sebelahnya, puas. Proyek mereka, Ultra Beautification Around the House: sukses!
"Buddha-Luppi!"