An Indonesian D.Gray-Man original character (OC) roleplay forum. Set in an alternate 1880s.
 
HomeFAQCalendarSearchMemberlistUsergroupsRegisterLog in
Time

Selamat datang di Black Order Headquarters! Waktu dunia Black Order HQ saat ini adalah: Februari 1880

[CENTRAL] musim dingin, bersalju dan hawa menusuk

[ASIA] musim dingin, sejuk namun kering

[AMERICA] musim dingin, badai salju di akhir bulan

[AFRICA] musim dingin, sedikit salju di awal bulan

Acara mendatang:

- Valentine Grand Ball

(Kontak staf jika memiliki ide)

Shoutbox

ShoutMix chat widget
Affiliates

ClampFactory Al'loggio

code-geass

tenipuri-indo

Saint-Sanctuary

Neverworld

Aria Academy High School Fighter Role Play Forum

Don't be shy, affiliate with us!
 
Latest topics
» [AMERICA] Unusual Training
by Keith Warringstate 21st June 2011, 23:10

» English Free Talk
by Wilhelm U. Smith 19th February 2011, 21:17

» [Central] The History Might Have Recorded Us
by Fuchsia Scarlet 13th February 2011, 12:21

» [CENTRAL] Looking Around
by Lumiere A. Etoile 6th February 2011, 20:13

» [AMERICA] Tea Late at Night
by Felicia Miles 30th January 2011, 09:13


Share | 
 

 [ASIA]Enjoy~

View previous topic View next topic Go down 
Goto page : 1, 2  Next
AuthorMessage
Nai Ye Xia



Posts: 32

Biodata
Posisi: Section Staff
Cabang: Asia
Umur: 18

PostSubject: [ASIA]Enjoy~   5th October 2009, 18:36

Setting: ruang santai, Ye Xia sedang duduk di salah satu sofa yang tersedia di situ, kelihatan bengong padahal sedang berkosentrasi pada berbagai macam orang yang berlalu lalang siapa tahu ada yang bisa dijadikan korban jarum akupunturnya, kalau ada yang menarik perhatiannya tidak mustahil untuk terkena jarum-jarum tersebut. *shoot*
Timeline: sore, sekitar pukul 4.
OOC: Open, enjoy saja~




Akhirnya, tempat untuk bersantai barang sejenak. Ye Xia bosan dengan bau obat yang terus-menerus dihirupnya di ruang infirmary, dan sesekali meninggalkan tempat kerja boleh-boleh saja kan? Jangan sampai dia diberikan segala macam nasihat tetek bengek dan semacamnya yang hanya akan membuat telinganya berdenging riang meminta omelan panjang tersebut segera dihentikan hanya karena dia membolos kerja barang sebentar saja.

Hei, orang yang bekerja pun terkadang juga harus mengistirahatkan tubuhnya kan? Termasuk staff bagian infirmary.

Lagipula Ye Xia tidak mengenakan pakaian jasnya sekarang, memang bukan kebiasaannya untuk memakai pakaian putih seperti itu, rasanya janggal, padahal sudah lumayan lama juga Ye Xia menempati posisi staff yang mengharuskannya memakai pakaian wajib sebagai pengenal identitas tersebut. Jadi dia berpakaian seperti apa? Tentu saja seperti biasa, mengenakan pakaian asal kampung halamannya tercinta bermotifkan bunga teratai hitam merah muda.

Dan disinilah Ye Xia sekarang, jam sudah menunjukkan pukul empat, semoga saja ruang infirmary tidak penuh pasien sehingga Ye Xia terpaksa harus ditarik kembali ke sana. Dia baru saja mendudukkan tubuhnya ke sofa yang empuk ini, mengapa tiba-tiba harus ada seseorang yang memanggil namanya dan menyuruhnya untuk kembali ke ruang kerjanya hanya karena sedang kekurangan staff disana?

Jadi biarkanlah Ye Xia istirahat sebentar ya..

Dan, oh ya, bagaimana keadaan keluarganya sekarang? Sudah hampir tiga tahun sejak Ye Xia meninggalkan rumah, apa mǔ qīn, fù qīn, dan jiě jie yang centil-centil itu baik-baik saja? Ternyata Ye Xia masih rindu kampung halamannya eh? Tidak juga jika mengingat yang akan menyambutnya disana hanyalah keirian jiě jie-nya yang lain. Di rumah semua sama saja, harus menurut pada orangtua serta dianiaya oleh saudara kandung.

Tidak ada kebebasan sama sekali..

Jadi lebih enak kehidupan sekarang yang damai kan? Terimakasih sekali pada fū zi Jae Hun atas semua ini. Sayang kabarnya sudah tidak ada lagi, mungkin gugur dalam misi? Ye Xia sudah menganggapnya seperti kakak sendiri, jadi merasa sedikit kesepian.

Soal sepi, bagaimana keadaan Eun Su? Apa dia masih bekerja dengan baik ya? Hu-uh Ye Xia masih penasaran dengan wajahnya itu, kalau bertemu biar sekali lagi Ye Xia coba untuk menggerakkan jarum-jarum akupunturnya dengan lebih lincah agar bisa memeriksa wajahnya kali ini.

Ah, bosan, tidak adakah yang bisa menarik perhatian Ye Xia lagi? Ayolah Eun Su, datang kesini kenapa? Paling tidak yang lain juga boleh asalkan dapat mengatasi rasa bosan Ye Xia yang sudah mau bersusah payah absen sebentar dari pekerjaannya kali ini.
Back to top Go down
View user profile
Song Eun Su



Posts: 103
Umur: 19
Pemilik: Al2SiO5

Biodata
Posisi: Disciple
Cabang: Asia
Umur: 16

PostSubject: Re: [ASIA]Enjoy~   6th October 2009, 16:56

OOT : saya dataang *plak*


Hari ini Song Eun Su kembali berjalan menuju ruang santai. Apa yang membuatnya senang ke sana? Entahlah, tapi ruang santai cukup menyenangkan, biarpun orang yang ke sana ujung ujungnya malah tidak santai.

Pemuda Korea ini sedikit bersenandung. Lagu yang cukup sering ia mainkan. Hmm, mungkin dia harus belajar beberapa musik terbaru. Sampai akhirnya ia melewati kursi tempat salah satu temannya duduk.

"Oh, Nai...," ucapnya datar. Mata exorcist itu berkeliling untuk mencari tempat kosong, ternyata ada di sebelah tempat Nai Ye Xia duduk.

"Boleh duduk di sampingmu?" tanyanya dengan sopan.
Back to top Go down
View user profile
Brian Selvatine



Posts: 27

Biodata
Posisi: Section Staff
Cabang: Asia
Umur: 24 tahun

PostSubject: Re: [ASIA]Enjoy~   7th October 2009, 11:50

Menguap.

Pria berambut pirang dari seksi bagian medis ini menguap karena... kebosanan? Bukan, ia baru saja terbangun dari tidur siangnya. Sebuah kejahatan? Hei, tertidur di ruang kerjanya sendiri (yang penuh dengan bau obat dengan berbagai macam tumbuhan obat dari penjuru cina) tidak ada salahnya kan? Seakan ada saja yang terluka...

Untuk hari ini, ajaibnya tidak ada yang sepertinya butuh perawatan, tidak sampai detik ini. Kalau tidak, pasti Section Leaderdengan segera datang berlari-lari tidak karuan dan memarahinya karena tidak berjaga di pos. Karena itu belum terjadi, lebih baik ia melangkahkan kakinya ke tempat lain dulu. Bosan tinggal di satu ruangan saja.

Itu termasuk salah satu alasan mengapa kakinya mengantarkannya ke ruang santai.

Mata biru menatap kekokohan dari ruangan tersebut; satu ruangan ini bisa saja berisi seorang Jendral dan anak didiknya... atau justru malah orang yang sedang tidak ingin ia temui: Section Leadernya tercinta. Pfft... Entah bagaimana, membayangan kemungkinan tersebut membuat kakinya berat di tempat. Namun tetap saja, Brian Selvatine memasang senyum lebar dan melangkahkan kaki untuk masuk ke dalam ruangan--

--di mana Nai Ye Xia dan Song Eun Su--disciple dari Lim Jeoung Hu--duduk.

Gigi terlihat jelas ketika pria ini memperlihatkan senyum gembira. "Sore, Naaai~ Kukira kau berada di infirmari!" Matanya berpaling ke arah Eun Su, dan senyumnya pun melebar. "Sore juga, Eun Su."



OOT: Webe ringan oTL
Back to top Go down
View user profile
Nai Ye Xia



Posts: 32

Biodata
Posisi: Section Staff
Cabang: Asia
Umur: 18

PostSubject: Re: [ASIA]Enjoy~   7th October 2009, 17:41

Laki-laki itu?

Tidak, terlalu lembek, dari pergerakan darahnya menandakan bahwa sepertinya laki-laki itu bisa disebut laki-laki melambai, kau tahu kan artinya melambai? Ya, banci.

Gadis perempuan muda itu?

Tampangnya memang alim tapi begitu-begitu syarafnya menandakan bahwa pergerakan yang cepat, alias suka memukul, menendang, dan sebagainya akan terjadi jika dia tidak menyukaimu.

Lalu..

Ah! Kenapa kebiasaan Ye Xia keluar lagi? Menggelengkan kepalanya pelan dengan kedua tangan menampar pipinya sendiri. Dia memang suka sekali mencari orang yang bisa menarik perhatiannya, dalam soal tubuh tentunya. Eh, jangan berpikir mesum dulu! Maksud Ye Xia bukan sesuatu yang berhubungan dengan hal-hal porno, namun lebih ke arah bentuk tubuh yang membuatnya penasaran, seperti..misalnya saja ada tipe orang yang gelian walau hanya disentuh sedikittt saja tubuhnya, kau tahu?

Ya, jenis seperti itu.

Iris ambernya mengikuti arus manusia yang berlalu lalang di hadapannya. Ah, bosan, tapi jika melihat tampang Ye Xia yang memang sangat sulit ditebak, tentunya karena poker facenya itu, Ye Xia sendiri jadi seakan-akan mengeluarkan aura tersendiri yang sulit didekati, padahal dia orang yang ramah rite?. Hanya saja Ye Xia tidak terlalu mengetahui bagaimana cara pengekspresian dilakukan pada dirinya.

Ah, Eun Su!

Menggerakkan kepalanya ketika melihat sosok sang exorcist sahabat baiknya itu berdiri di hadapannya, menanyakan hal yang sudah pasti tentu saja boleh jika kau tahu bahwa Ye Xia sedang dalam keadaan bosan berat. Dan seperti biasa, nada datar tidak berintonasi serta ekspresi wajah yang hampir sama dengan Ye Xia kembali menyambut gadis delapan belas tahun ini.

"Silakan.."

Ye Xia hanya melirik tempat duduk di sebelahnya yang memang kosong sedari tadi. Seperti katany tadi, Ye Xia seakan-akan membuat image bahwa ia sulit didekati tanpa ia sadari sendiri, walau begitu terkadang masih ada orang ramah dan supel yang mau berbicara dengannya. Ye Xia seperti robot, hanya menjawab pertanyaan yang dilontarkan dan jarang mengatakan sendiri opininya, hal itulah yang terkadang membuatnya begitu membosankan.

"Eun Su..kali ini..ya?"

Menatap iris cokelat tua dengan amber miliknya. Kau mengerti maksud Ye Xia kan Song Eun Su? Hal yang menjadi penyebab hubungan baik kalian sekaligus kerepotanmu karena harus berurusan dengan jarum-jarum akupuntur Ye Xia. Dan, ah ya, sekarang pun Ye Xia sudah siap untuk mengeluarkan jarum-jarum manis miliknya untuk tentu saja sekali lagi mengutak-atik misteri di balik nada serta wajah lempengmu itu.

Ketika sebuah suara ramah datang menyapanya.

"Ah, Serufhatine? Sore.."

Ok, Ye Xia orang China model pedalaman, jadi tidak aneh jika ia tidak dapat menyebutkan nama seorang Barat dengan begitu lancar kan? Tentunya hal tersebut tidak begitu lucu dengan ekspresi wajahnya yang tidak mendukung. Tapi percayalah, begitu-begitu Ye Xia bermaksud untuk membalas sapaanmu dengan baik.

"..yang sedang anda lakukan disini? Tidak di Infirmary..?"

Berbicara sepatah dua patah kata, adalah kebiasaan gadis China tradisional ini. Bahkan dia tidak menyadari bahwa hal tersebut menambah dirinya semakin sulit didekati pula karena kebanyakan tidak mengerti arah pembicaraan gadis ini. Walau begitu pertanyaanmu barusan, khususnya bagian terakhir yang menanyakan mengapa Selvatine tidak berada di infrimary, seharusnya juga berlaku padamu, dear..
Back to top Go down
View user profile
Song Eun Su



Posts: 103
Umur: 19
Pemilik: Al2SiO5

Biodata
Posisi: Disciple
Cabang: Asia
Umur: 16

PostSubject: Re: [ASIA]Enjoy~   8th October 2009, 18:51

Eun Su hanya menatap pelan saat petugas medis yang lainnya, Brian Selvatine, menyapanya. Pemuda Korea ini termasuk cukup jarang ke infirmari, sehingga bertemu para staf pun seperlunya saja. Yah, siapapun tidak mau terkena penyakit ataupun terluka bukan?

"Oh, halo juga Brian-ssi," balasnya datar sambil merapikan sedikit posisi duduknya. Duduk sambil menggendong gayageum cukup sulit, sehingga Eun Su meletakkannya di sampimg kursinya, disenderkan pada kursi lainnya.

Gadis asal China itu bertanya padanya untuk melakukan akupunktur padanya, tepatnya pada mukanya. Eun Su heran, Nai sebegitu penasarannya dengan wajah exorcist itu. Tapi Eun Su sudah membiarkannya sejak lama, dan untuk apa bertanya pada sahabatnya itu kali ini.

"Sepertinya infirmari sedang tidak sibuk?" tanyanya sambil sedikit tersenyum pada kedua staf medis itu. Ya, lebih baik berbasa basi sedikit daripada ditusuk jarum akupunktur hanya untuk menelaah kecantikan wajahnya..
Back to top Go down
View user profile
Nai Ye Xia



Posts: 32

Biodata
Posisi: Section Staff
Cabang: Asia
Umur: 18

PostSubject: Re: [ASIA]Enjoy~   11th October 2009, 18:39

Menatap penuh selidik sebuah benda yang kalau tidak salah namanya gayageum milik Eun Su yang unik itu. Itu bentuk innocence tidak aktifnya Eun Su kan? Unik juga, bagaimana cara kerjanya ya? Hei walau Ye Xia sudah lumayan lama mengenal Eun Su tapi ia tidak pernah terjun ke medan perang secara langsung untuk melihat aksi aktif sang innocence unik tersebut kan?

Dan lagi-lagi kebiasaan Eun Su mengalihkan perhatian kembali datang, kali ini mengalihkan topik dengan sebuah pernyataan apakah infirmary sedang tidak sibuk. Mungkin sibuk namun Ye Xia memilih untuk membolo sekali saja dan kalau memang sudah waktunya, mendesak maksudnya, jika tidak ya dia tidak akan datang, barulah Ye Xia akan melangkahkan kakinya kembali ke tempat kerjanya.

Begini-begini dia juga mempunyai rasa tanggung jawab kan?

Walau mungkin alasan sebenarnya di balik itu semua adalah karena tidak ingin mendapatkan ceramah panjang lebar dari sang section leadernya mengenai cara kerjanya. Ok, bertambah penasaran ketika melihat sebuah lekuk sabit kecil terpatri di wajah sang sahabat baiknya, setahunya Eun Su jarang sekali tersenyum, jadi pemandangan tersebut dapat dikategorikan lumayan langka baginya.

"Bertambah penasaran, dasar pelit.."

Padahal jarum akupuntur sudah ia siapkan di tangan kiri, di balik kain pakaian miliknya. Tapi disini juga ada rekan kerjanya, Seeru..Seru, ah ya begitulah pokoknya bisa-bisa Ye Xia bisa dicap semakin aneh dengan perlakuannya pada Eun Su nanti.

Wlau secara lugunya mungkin Ye Xia tidak menyadari hal tersebut..
Back to top Go down
View user profile
Song Eun Su



Posts: 103
Umur: 19
Pemilik: Al2SiO5

Biodata
Posisi: Disciple
Cabang: Asia
Umur: 16

PostSubject: Re: [ASIA]Enjoy~   11th October 2009, 20:15

Song Eun Su merasa tidak aneh saat melihat ekspresi gadis asal China itu. Rasa penasarannya terhadap wajah Eun Su memang sedikit di atas batas kewajaran. Apa sebelumnya ia tidak pernah melihat orang setipe Eun Su?

Aigo.. Sekali lagi, untuk apa mempertanyakan hal macam itu?

"Mianhae, Nai. Mungkin lain kali," ucapnya datar pada Nai Ye Xia.

Kemudian pemuda asal Korea itu menatap Brian Selvatine, berharap ia bertanya atau bicara apapun untuk mengalihkan pembicaraan. Jika tidak, bisa-bisa wajah Eun Su ditusuk di tempat karena Nai tak bisa lagi membendung rasa penasarannya.
Back to top Go down
View user profile
Lilith Odilia van Ersteed



Posts: 25

Biodata
Posisi: Section Staff
Cabang: Asia
Umur: 17

PostSubject: Re: [ASIA]Enjoy~   14th October 2009, 12:49

Seorang gadi berusia 17 tahun –yang jarang menampakkan diri di luar dapur umum – celingak-celinguk sendiri dengan ekpresi kebingungan di ambang pintu masuk ruang santai. Jemarinya menempel di bibir tanda gelisah dan tentu saja lengkap dengan semburat-semburat merah muda yangtak pernah lepas barang sedetikpun dari kedua sisi wajahnya.

Memang bukan kebiasaan Lilith untuk berjalan-jalan di dalam markas namun bukan berarti dia tidak pernah melakukannya kan? Tentu saja Lilith juga tidak melakukan hal yang di luar kebiasaan ini tanpa alasan, kamu bisa lihat kan gadis berambut coklat yang digelung ke kedua sisi kepalanya itu memeluk sebuah toples bening yang dibungkus kain motif tartan berwarna coklat. Menimbang kebiasaan dan keahlian gadis Belanda ini dalam bidang kuliner seharusnya isi toples itu dapat dengan mudah ditebak.

Ya, kue-kue kering nan renyah dan lezat~

Akhirnya bola matanya yang berwarna biru dalam menemukan sosok yang dicarinya, seorang gadis berambut hitam dan memiliki ekpresi yang sulit untuk diinterpretasikan; teman sekamarnya, Nai Ye Xia.

“Ah, itu Ye Xia...”

Sebuah senyuman lega terulas di parasnya yang lembut. Sementara tubuhnya yang tergolong cukup mungil mulai melenggang masuk ke ruang santai, menghampiri teman sekamarnya yang sedang duduk... tidak sendirian.

Lilith terkesiap pelan menyadari adanya orang-orang lain di sekitar Ye Xia. Sebenarnya bibir gadis itu terbuka beberapa mili, hendak menyapa, namun gadis ini menunda niatannya.

Apa aku tidak menganggu...?

Kau tak akan tahu kan sebelum bertanya? Jadi lilith menghembuskan nafas pelan –sambil tetap memeluk toples kuenya – dan berjalan lebih mendekati mereka dengan perlahan. Dia menatap Ye Xia dan bergantian menatap orang-orang di sekitar Ye Xia yang tidak begitu dia kenal. Sebuah senyuman gugup terpancar di wajahnya.

“A-anu Ye Xia...” Lilith mencoba mengawali kalimat tanpa nada keraguan atau takut, sayangnya tidak cukup berhasil. “Ini... ada cemilan. Umm.. mungkin teman-teman Ye Xia juga mau..?” tanyanya lirih sambil memperlihatkan toples kaca tersebut.

“A-apa aku menganggu kalian...? T_T
Back to top Go down
View user profile
Nai Ye Xia



Posts: 32

Biodata
Posisi: Section Staff
Cabang: Asia
Umur: 18

PostSubject: Re: [ASIA]Enjoy~   14th October 2009, 16:46

Ucapan datar seperti biasa bergema di organ pendengarannya. Ya, ya, Ye Xia sudah sangat mengetahui bahwa kau akan terus menolak hal tersebut selamanya. Apa boleh buat, siapa sih yang tidak bergidik ngeri jika dikejar terus-menerus hanya untuk sebuah pengutak-atikan tubuhmu hanya didasari oleh rasa penasaran? Tapi Ye Xia memang tipe orang yang tidak akan melewatkan sasaran yang membuatnya penasaran bukan? Jadi lakukanlah sesuatu untuk membuat dirimu senormal mungkin sebelum jarum-jarum tersebut melayang ke arahmu.

Dan ngomong-ngomong kenapa Seru..Seru..uh susah sekali nama Barat untuk diucapkan. Sudahlah, pokoknya pemuda yang bekerja sebagai staff yang sama dengan Ye Xia itu, terlihat tidak melontarkan kata-kata sama sekali dari tadi? Apa Ye Xia terlalu tenggelam dalam dirinya sendiri begitu melihat disciple exorcist sahabatnya itu sehingga tanpa sadar seolah-olah Ye Xia tidak menaruh perhatian pada pria infirmary tersebut?

Bukan maksud Ye Xia, dan dia menyesal karenanya.

"Seru..fhatin?"

Berusaha menyapa, setidaknya berharap bahwa hal tersebut akan membuat pria berkebangsaan Barat tersebut untuk turur mengikuti pembicaraan. Walaupun begitu tetap saja sang ekspresi tidak mendukung sang empunya poker face, sehingga dari luar mungkin hanya terlihat seperti wajah lempeng nan datar, tidak dapat ditebak perasaan yang sedang dialaminya.

Iris ambernya bergerak mendapati sebuah sosok feminim sang gadis berkebangsaan Belanda yang juga merupakan teman sekamarnya, yang juga untuk kesekian kalinya membuat lidah Asia Ye Xia sering terpeleset ketika memanggil namanya.

"Liliru?"

Sebuah penawaran..datang untuknya dan orang-orang di sekitarnya.

Perlu diketahui bahwa gadis Belanda itu memang sangat pintar dalam urusan rumah tangga seperti itu, membuat Ye Xia terkadang merasa senang sendiri karena dengan berbagi kamar dengannya, Ye Xia sering mendapatkan cemilan lezat yang tidak bisa ia dapatkan di desa asalnya dulu, terlihat kampungan? Terserah apa kata kalian, hei Ye Xia berasal dari perkampungan China yang masih mengikuti tradisi leluhurnya, bisa kalian bayangkan bagaimana kolotnya kehidupan yang ia jalani dulu kan?

Lupakan persoalan macam itu, sekarang kembali pada teman sekamarnya yang takut kalau akan menganggu intetitas keberadaan semua orang yang ada disitu untuk saling berbicara.

"Tidak, kue kali ini..apa?"

Menatap penasaran di balik toples kaca yang ada. Ye Xia bukannya rakus, tapi bentuk-bentuk kue unik yang dibuat Liliru terkadang selalu membuatnya penasaran dan menerka-nerka kira-kira apa yang dibuat gadis itu hari ini. Mungkin agak tidak sopan ya, apa boleh buat.

"..duduk?"

Menatap tirai mahkota cokelat di hadapannya, maksudnya mempersilahkan Liliru duduk kalau ia bersedia mengingat masih ada cukup tempat di sofa itu untuk mereka duduk bersama, termasuk Serufhatin itu juga jika ia mau. Tapi mungkin maksud Ye Xia kurang jelas karena kebiasaan tanpa sadarnya untuk mengatakan sesuatu dengan singkat, padat, tidak jelas sayangnya.
Back to top Go down
View user profile
Lilith Odilia van Ersteed



Posts: 25

Biodata
Posisi: Section Staff
Cabang: Asia
Umur: 17

PostSubject: Re: [ASIA]Enjoy~   17th October 2009, 11:10

Quote:
"Tidak, kue kali ini..apa?"


Lilith menghembuskan nafas lega, sungguh jawaban Ye Xia bisa sedikit meringankan beban di hatinya. Sebuah senyuman lemah terulas di wajah mungilnya. Telapak tangannya membuka simpul kain yang membungkusi toples itu dan memperlihatkan kue-kue bola kecil yang berwarna coklat dan juga berlumur coklat. “Chocolate Truffle~” ujar Lilith dengan riang, senyuman sumringah dari wajah yang tersaput rona merah muda selalu diperlihatkannya saat ia selesai memasak atau mempersembahkan kreasi kulinernya pada orang lain.

Masih dengan paras manisnya yang tersenyum dia membungkuk dan menawarkan isi toples itu pada Ye Xia dan teman-temannya, “Ah... kalian mau mungkin?” tawarnya malu-malu sambil duduk di salah satu cofa kosong tak jauh dari Ye Xia.




Gosh... saya webe @_@
Back to top Go down
View user profile
Brian Selvatine



Posts: 27

Biodata
Posisi: Section Staff
Cabang: Asia
Umur: 24 tahun

PostSubject: Re: [ASIA]Enjoy~   17th October 2009, 19:11

"Ah, Serufhatine? Sore.."

"..yang sedang anda lakukan disini? Tidak di Infirmary..?"


Mata biru menyipit, sementara kening mengerut. Serufhatine? Baiklah, orang-orang berkebangsaan cina mungkin akan kesulitan melafalkan namanya. Pria berkebangsaan Inggris ini tahu dan sadar. Namun, mendengar sebuah nama yang mungkin tidak terlalu mirip dengan nama miliknya sendiri--seakan-akan yang bersangkutan tengah mengunyah sesuatu saat melafalkannya--terasa aneh. Meski demikian, kerut pada keningnya menghilang secepat datang, sementaara bibirnya membentuk sebuah senyum--pria itu sadar bahwa namanya lah yang dipanggil.

"Sore, Nai~ Hanya kebetulan bosan di infirmari saja. Sekali-kali rehat kan tidak apa, bukan?" Senyum berubah menjadi cengiran. Sepertinya, pria berambut pirang ini tidak sadar bahwa dirinya telah membeberkan salah satu alasan membolos; bukannya pengawas infirmari harus siap sedia di tempat? Bagaimana jadinya kalau ada kecelakaan dan pihak infirmari malah bersantai-santai.

"Oh, halo juga Brian-ssi,"

"Sepertinya infirmari sedang tidak sibuk?"


Kepala berpaling, langsung ke arah pria yang tampaknya menjadi perhatian sang gadis. Seringai ramah masih terpampang pada fitur wajahnya. Seringai tersebut kini sedikit timpang; meskipun Eun Su mungkin hanya menetapkan sebuah anggapan datar, Brian merasa diingatkan berkali-kali kalau tugasnyalah untuk menjaga tempat yang dimaksud dari exorcist tersebut. Blegh. Tangannya hanya mengayun-ayun di depan dada untuk memberikan keterangan bahwa jawabannya sudah ia berikan pada Nai.

Pria ini melewatkan interaksi antara Exorcist dengan rekan kerjanya... yang sepertinya tampak sedikit menyeramkan? Yang pasti, pria ini sebenarnya sibuk merogoh ramuan gagal pada kantongnya--gagal, karena ramuan tersebut gagal menambah jumlah darah yang ada dalam tubuh (permintaan dari seorang jendral wanita terbar-bar di Asia?) dan malah membuat gatal.

...Kalau dipikir-pikir, ramuan gagal yang dibuat Brian selalu berbentuk 'ramuan pembuat gatal'.

“A-anu Ye Xia...”

Telinga segera mencari sumber suara, sementara pria ini berjalan menuju tembok terdekat agar tidak menghalangi jalan. Hidungnya mencium sesuatu yang enak (atau justru intuisinya...?)--

“Ini... ada cemilan. Umm.. mungkin teman-teman Ye Xia juga mau..?”

--sontak manik biru milik pria berkebangsaan Inggris tersebut membesar, sementara liur mulai tergenerasi dari sudut bibirnya. Tekstur renyah dari kue-kue yang ada pada toples kaca tidak berbohong; Brian Selvatine bersumpah kalau kue yang dibuat oleh gadis yang baru masuk tadi--Lilith--pasti enak.

"MAU!" Brian berteriak spontan dengan diri segera menghadang Lilith seperti anak kecil yang diimingi permen. "Aku ingin satu! Minta--"

....

Baiklah, ia bisa menghiraukan siapa saja kalau ada sesuatu yang enak di depan mata, bukan?
Back to top Go down
View user profile
Song Eun Su



Posts: 103
Umur: 19
Pemilik: Al2SiO5

Biodata
Posisi: Disciple
Cabang: Asia
Umur: 16

PostSubject: Re: [ASIA]Enjoy~   17th October 2009, 20:21

Untung sekali Lilith datang, perhatian Nai sepertinya langsung terserap pada gadis asal Belanda itu ditambah kue yang dibawanya. Sayangnya, perut Song Eun Su sudah mencapai batas. Pemuda Korea itu baru saja makan. Telat memang, tapi Eun Su kurang menyukai suasana makan yang ramai.

"Kamsahamnida, terima kasih atas tawarannya Lilith-ssi. Tapi saya masih...," Sebelum pemuda berwajah datar itu melanjutkan omongannya, ia berpikir dalam hatinya. Bukankah menolak hal ini kurang sopan?

"Saya ambil satu, kalau begitu," ucapnya sopan pada gadis itu dan tersenyum singkat.

...Sungguh reaksi berbeda dari rekan staf medis di sampingnya itu. Brian tampak begitu bersemangat soal kue kue yang memang enak ini.

Entah kenapa, di lubuk hati Eun Su, ada sedikit kecemasan, atau barangkali firasat. Semoga saja hari ini tidak terjadi macam macam.

'Geokjong hajimaseyo, jangan khawatir, hari ini akan baik-baik saja...semoga,' ucap Eun Su dalam hati.


OOT : Siapapun buktikan firasat buruk songeun ternyata benar! xD *kalo mau sih -.-*
Back to top Go down
View user profile
Nai Ye Xia



Posts: 32

Biodata
Posisi: Section Staff
Cabang: Asia
Umur: 18

PostSubject: Re: [ASIA]Enjoy~   17th October 2009, 21:32

Mengangguk setuju atas pernyataan Serufatine mengenai bahwa mereka, staff bagian infirmary sesekali harus mengistirahatkan diri sebentar dari ruangan dengan berbagai macam bau obat tersebut, ya, kalau sedang sibuk bukankah mereka juga bekerja dengan giat, dengan sebegitu banyaknya tugas apalagi jika jumlah yang terluka melebihi kapasitas para staff yang tersedia.

Kali selanjutnya menatap sosok butiran berbentuk bulat kecil berwarna cokelat, choco apa tadi? Ah sudahlah, memang nama-nama kue yang disebutkan Liliru selama ini terkesan unik di organ pendengarannya, maksudnya mungkin lebih tepat jika disebut bahwa Ye Xia tidak bisa menangkap maksud kalimat berunsur barat itu.

"..terimakasih"

Sambil lalu mengambil sebuah dan memasukkannya ke dalam mulut, merasakan lelehan cokelat luar biasa lezat di lidahnya, ah seperti biasa, masakan Liliru memang selalu membuat Ye Xia merasa puas. Masih mengunyah yang walau wajahnya masih belum berubah betul ekspresi puas nampak terlihat di wajahnya, tidak lama kemudian, tangannya mulai tergerak reflek untuk mengambil butir kue kedua.

"Lezat..boleh?"

Tanpa menunggu jawaban Ye Xia kembali merasakan lelehan cokelat manis kedua tersebut di mulutnya, agak tidak sopan mungkin tapi makanan kan memang dibuat untuk dimakan, jadi tidak masalah kan? Iris ambernya menatap Serufhatin yang dengan semangat layaknya anak kecil langsung meminta, sama halnya dengan Eun Su yang walau awalnya terlihat menolak, mungkin sebagai kesopanan akhirnya mengambil satu buah juga.

Masih menatap sosok sahabat karibnya tersebut, uh, semakin melihat pergerakan sang wajah cantik tersebut, Ye Xia semakin penasaran, apalagi jarak di antara mereka tidak jauh berbeda, kalau Ye Xia mencoba melempar jarum-jarumnya..

Tanpa ia sadari tangan kirinya yang bebas, yang tidak sedang ia gunakan untuk melekat di bibir merahnya digerakkannya untuk mengambil beberapa jarum yang ia sembunyikan di balik pakaian Cina tradisional yang menyimpan banyak kantung rahasia untuk menyembunyikan jarum-jarum tersebut. Sontak tangan yang masih dalam posisi tersembunyi di balik kain pakaiannya meluncurkan secara cepat jarum-jarum berukuran kira-kira sekitar empat sentimeter tipis tersebut tepat ke arah wajah sang empunya yang cantik.

Kira-kira akan kena tidak ya? Semoga saja kena..




OOC: Boleh dihindarin, sekalian aja terjadi pertempuran disini Tongue *ditampar*
Back to top Go down
View user profile
Song Eun Su



Posts: 103
Umur: 19
Pemilik: Al2SiO5

Biodata
Posisi: Disciple
Cabang: Asia
Umur: 16

PostSubject: Re: [ASIA]Enjoy~   18th October 2009, 06:06

Sesaat sesudah menghabiskan kue choco truffle buatan Lilith itu, Eun Su sempat merasakan tatapan tajam Nai. Aigo, apa yang direncanakannya? Jangan jangan...

Srat, beberapa buah jarum akupunktur yang tipis itu melayang, sedikit menyerempet mukanya. Kalau pemuda Korea itu sedikit saja bergerak tadi, pasti jarum jarum itu sudah mengenai mukanya. Kemudian jarum itu menancap tepat di meja kosong belakang kursi Eun Su.

Fuuh, dia menarik napas perlahan untuk menenangkan dirinya, yang detak jantungnya menjadi tak karuan akibat syok.

"Andwae, jangan Nai. Kalau kena orang lain bagaimana?" ucapnya datar, seperti bukan dia yang diserempet jarum akupunktur itu.

Aigo, anggota Black Order memang seperti ini adanya...
Back to top Go down
View user profile
Lilith Odilia van Ersteed



Posts: 25

Biodata
Posisi: Section Staff
Cabang: Asia
Umur: 17

PostSubject: Re: [ASIA]Enjoy~   6th November 2009, 19:36

Sebuah senyuman simpul dibarengi dengan semburat merah muda di paras manisnya menyembul begitu gadis Belanda itu mendapatkan ekspresi senang dari rekan-rekannya. Suara tawa kecil terlolos dari bibir mungilnya sementara kedua tangannya menggenggam toples bening itu. “Tidak masalah asal kalian suka...” Manik biru gelapnya menatap mereka bergantian. “Kalau teman-teman mau Lilith akan membuat beberapa cemilan lagi,” imbuh Lilith, garis matanya melengkung ke bawah diiringi sebuah senyuman tulus.

Namun ekspresi itu tak bertahan lama, sebuah gerakan dari sang teman sekamar –yang bisa diklasifikasikan sebagai tindak penyerangan – pada seorang Exorcist Asia merubah rona mukanya, “Y—Ye Xia?!” Ia terkesiap pelan, terselip kekhawatiran di nada suaranya. Teman sekamarnya mengarahkan jarum-jarum saktinya ke seorang Exorcist, apa Ye Xia tidak tahu kalau Exorcist itu sangat kuat?

Terkejut dan pucat, sontak genggaman tangannya atas toples kaca mengendur. Sekali lagi gadis asal negara Tulip itu terkesiap –dan tak dapat bergerak. Bagaimana tbisa jika toples kaca itu bergulir menggelinding dari pangkuannya ke lantai batu. Uh oh, semoga saja ada seseorang yang cukup gesit –atau cukup beruntung – untuk menyelamatkan bola-bola coklat itu dari menyentuh tanah.
Back to top Go down
View user profile
 

[ASIA]Enjoy~

View previous topic View next topic Back to top 
Page 1 of 2Goto page : 1, 2  Next

 Similar topics

-
» Bloody Asia
» AUSTRALIAN FAIL :) Enjoy!
» [ASIA]Enjoy~
» AUSTRALIAN FAIL :) Enjoy!
» Girls' Generation 1st Asia Tour "Into The New World" Live Album Information

Permissions in this forum:You cannot reply to topics in this forum
Black Order Headquarters :: Black Order Archives :: Incomplete Tales-
Forum create | © phpBB | Free forum support | Contact | Report an abuse | Free forums