| Time | | Selamat datang di Black Order Headquarters! Waktu dunia Black Order HQ saat ini adalah: Februari 1880 |
| | | [AU] Another Opposite Day | |
| |
| Author | Message |
|---|
A. Růžena Mlynarikova

Posts: 120 Poin RP: 20
Biodata Posisi: Disciple Cabang: Eropa Umur: 20
 | Subject: Re: [AU] Another Opposite Day 9th October 2009, 16:41 | |
| Allegra memejamkan matanya berharap bahwa Bianca sudah tidak terlihat lagi saat kelopak matanya kembali melebar --atau sebaliknya?. Tidak, dia tidak mengharapkan Bianca untuk pergi, sebaliknya dia memejamkan matanya untuk mengurangi perasaan ditinggalkan nantinya. Beberapa detik dia menunggu suara langkah kaki Bianca menjauh, namun dia tak pernah mendengarnya, suara langkah kaki pria Italia itu malah semakin mendekat. Gadis itu membuka matanya dan mendapatkan Bianca sudah kembali lagi. Tampak pria berambut putih itu menatapnya, alisnya yang sama putih dengan rambut yang dia miliki berkerut. Tatapannya tak dapat dimengerti oleh Allegra, namun gadis Praha itu mengerti bahwa bola mata merah pekat itu tidak memancarkan kemarahan. Bianca mendekati Allegra --yang balas menatapnya heran-- dan langsung mengangkat tubuh gadis itu dari lantai tanpa mengucapkan sepatah katapun. Allegra terkesiap pelan, sama sekali tidak mengira-ngira tindakan satu ini, sama mengejutkannya seperti ciuman tadi. Wajah gadis itu menengadah menatap wajah Bianca, bibirnya hendak terbuka menyebut nama pria itu serta bermaksud bertanya.
Kalimat itu mengusir apapun yang hendak terlontar dari bibirnya. Allegra bergumam pelan dengan bola mata yang sedikit terbuka lebih lebar. "Di- di ujung..." Gadis itu bisa saja melepaskan dirinya jika dia mau --walaupun kakinya masih sulit digerakkan-- namun dia tidak melakukan hal itu. Allegra mendesah cemas, tubuhnya --yang digendong Bianca-- pun tidak meronta meminta kebebasan. Tidak, gadis itu terdiam, malah secara sadar membenahi posisi tubuhnya agar Bianca lebih mudah mengangkatnya
Allegra terdiam untuk beberapa waktu, saat Bianca kembali bertanya arah menuju kamarnya gadis itu hanya memberikan instruksi-instruksi singkat. Dan dia dapat merasakan jantungnya berdegup lebih cepat seiring lorong demi lorong yang sepi --atau mungkin beberapa orang melihat mereka ?-- membawanya mendekat ke kamar pribadi, miliknya sendiri.
Kali ini.. seseorang kembali memerlakukanku dengan penuh kebaikan hati...
Tindakan Bianca membuat dirinya berpikir dalam hening. Tinggal beberapa langkah lagi mereka akan sampai di pintu kamarnya. Satu.. dua.. tiga, Bianca menghentikan langkahnya, pintu kamar Allegra yang tertutup menyambut mereka. Allegra-pun sudah dapat kembali merasakan kedua kakinya.
Tiba-tiba sebuah perasaan bersalah muncul dari dalam hati Allegra.
Kenapa dulu aku memanggilnya Iblis? Di-dia begitu baik...
Allegra menggelengkan kepalanya dan dia menengadahkan wajahnya untuk menatap Bianca.
"Ma-maafkan aku selama ini... aku menghakimimu tanpa tahu apapun" ucapnya penuh sesal sebelum Bianca melepaskan dirinya. Wajah gadis itu menunjukkan perasaan bersalah dan tidak enak hati |
|  | | Bianca Corda

Posts: 121 Pemilik: Agito
Biodata Posisi: Exorcist Cabang: Eropa Umur: 25
 | Subject: Re: [AU] Another Opposite Day 9th October 2009, 16:58 | |
| Sepanjang jalan menuju kamar gadis yang kini digendongnya itu, Bianca tidak berbicara. Bukannya ia memang pendiam, tapi ia sedang berpikir keras. Ia tidak habis pikir, kenapa tadi ia tidak meninggalkan wanita itu di lantai, lalu pergi menuju arena latihan di mana ia bisa menghajar salah satu peralatan yang ada di sana sepuas hatinya. Kenapa pula ia mau repot-repot menggendong wanita itu sampai ke kamarnya, padahal ia bisa saja menyeretnya dengan kasar, atau sekalian melemparnya ke taman yang penuh salju, lalu pergi dan membiarkan wanita itu mati beku di luar. Ada sesuatu yang pastinya mengacaukan jalan pikir pria albino itu. | Quote: | | "Ma-maafkan aku selama ini... aku menghakimimu tanpa tahu apapun" |
Bianca mendengus pelan. Ucapan Allegra terdengar seperti basa-basi hambar baginya. Semua orang pasti main hakim sendiri, termasuk dirinya sendiri. Tidak mau repot-repot menjawab pertanyaan Allegra, Bianca membuka pintu kamar wanita itu--yang tidak dikunci--dengan agak susah payah, karena kedua tangannya sedang penuh.
Ia lalu berjalan masuk, dan membaringkan Allegra di atas tempat tidurnya. "Aku akan pergi sekarang..." kata Bianca datar. Tapi lalu ekspresinya berubah lagi, dengan senyum meledek dan tatapannya yang tajam. Ia menyentuh dagu Exorcist itu, seraya mendekatkan wajahnya ke wajah wanita itu.
"...kecuali ada hal lain yang kamu inginkan dariku, Bambina..." tambah Bianca sambil berbisik. |
|  | | A. Růžena Mlynarikova

Posts: 120 Poin RP: 20
Biodata Posisi: Disciple Cabang: Eropa Umur: 20
 | Subject: Re: [AU] Another Opposite Day 9th October 2009, 21:08 | |
| Bianca berjalan masuk ke kamarnya dan langsung membaringkan gadis itu di ranjangnya yang empuk. Allegra menghela nafas lega, setidaknya dia senang berada di kamarnya sendiri. Kamar yang sederhana tanpa hiasan yang terlalu mencolok. | Quote: | | "Aku akan pergi sekarang..." |
Allegra hanya memandang Bianca dengan mata beningnya. Yang terlepas dari bibirnya hanya hembusan nafas pelan. Pikirannya sendiri penuh dengan berbagai hal yang terlalu rumit untuk dimengerti. Namun tepat di saat Allegra mengira Bianca berbalik keluar pria itu malah mendekat padanya dengan senyuman meledek terulas di wajah. Bianca menyentuh dagunya dan kemudian mendekatkan wajahnya sendiri. Kali ini degupan yang lebih intens dapat dia rasakan sendiri.
| Quote: | | "...kecuali ada hal lain yang kamu inginkan dariku, Bambina..." |
Pria Italia itu berbisik padanya, bukan bisikan lembut penuh kasih sayang atau semacam itu tentunya. Tapi... Allegra dapat merasakan dorongan janggal yang berdesir dari dalam dirinya, yang menggerakkan jemarinya secara perlahan menyusuri tulang wajah Bianca.
Allegra mendekatkan wajahnya dan mencium Bianca dengan lembut, tepat di bibirnya dengan cara yang begitu berbeda dari ciuman kasar yang diberikan pria itu. Gadis berambut sebahu itu kembali menatap Bianca, sebuah senyuman lembut tertuju pada pria tersebut. Bibir mungilnya terbuka dan suara Allegra yang berpadu dengan nafasnya terlepas lirih.
"Kau bisa pergi... dan tolong tutup pintunya...." |
|  | | Bianca Corda

Posts: 121 Pemilik: Agito
Biodata Posisi: Exorcist Cabang: Eropa Umur: 25
 | Subject: Re: [AU] Another Opposite Day 10th October 2009, 02:13 | |
| Bianca sebenarnya bercanda saat ia berkata 'kecuali ada hal lain yang kamu inginkan dariku', karena berbeda dengan Shrei yang hobi menggoda perempuan, bisa dibilang ini adalah pertama kalinya ia menggoda perempuan sampai sejauh itu. Jadi, ia bisa dibilang sama sekali tidak menyangka Allegra akan menyentuh wajahnya, dan... memberikan sebuah ciuman lembut padanya. Ia dapat merasakan detak jantungnya kacau seketika. Matanya tidak bisa berpaling dari wajah gadis itu. Bukankah kau sendiri yang pertama menciumnya, Bianca? Bianca terpaku, hampir saja tidak mendengar apa yang diucapkan oleh Allegra. Tapi, ya, ia mendengarnya. Jadi ia berdiri tegap, lalu berbalik ke arah pintu. Namun sebelum ia keluar, ia menyampaikan satu hal pada Exorcist wanita itu; "Ini... semua ini... Apa yang terjadi mulai dari ruang umum sampai aku meninggalkan kamar ini, anggap saja tidak pernah terjadi. Aku tidak pernah menciummu, aku tidak pernah datang ke kamarmu, dan kamu tidak pernah menciumku, mengerti?" tanya Bianca tegas tanpa menoleh ke arah gadis itu. Dan tanpa mendengarkan jawabannya pula, ia segera beranjak dari ruangan tersebut. Ini semua... Tak ada satupun yang pernah terjadi...Dan ia pun berlalu begitu saja, dengan raut wajahnya yang begitu kompleks dan mata merahnya yang menyala-nyala. [END] |
|  | | | | [AU] Another Opposite Day | |
|
Similar topics |  |
|
| | Permissions in this forum: | You cannot reply to topics in this forum
| |
| |
|
|