An Indonesian D.Gray-Man original character (OC) roleplay forum. Set in an alternate 1880s.
 
HomeFAQCalendarSearchMemberlistUsergroupsRegisterLog in
Time

Selamat datang di Black Order Headquarters! Waktu dunia Black Order HQ saat ini adalah: Februari 1880

[CENTRAL] musim dingin, bersalju dan hawa menusuk

[ASIA] musim dingin, sejuk namun kering

[AMERICA] musim dingin, badai salju di akhir bulan

[AFRICA] musim dingin, sedikit salju di awal bulan

Acara mendatang:

- Valentine Grand Ball

(Kontak staf jika memiliki ide)

Shoutbox

ShoutMix chat widget
Affiliates

ClampFactory Al'loggio

code-geass

tenipuri-indo

Saint-Sanctuary

Neverworld

Aria Academy High School Fighter Role Play Forum

Don't be shy, affiliate with us!
 
Latest topics
» [AMERICA] Unusual Training
by Keith Warringstate 21st June 2011, 23:10

» English Free Talk
by Wilhelm U. Smith 19th February 2011, 21:17

» [Central] The History Might Have Recorded Us
by Fuchsia Scarlet 13th February 2011, 12:21

» [CENTRAL] Looking Around
by Lumiere A. Etoile 6th February 2011, 20:13

» [AMERICA] Tea Late at Night
by Felicia Miles 30th January 2011, 09:13


Share | 
 

 [CENTRAL] Pencarian Teman Sekamar

View previous topic View next topic Go down 
Goto page : Previous  1, 2
AuthorMessage
Fuchsia Scarlet



Posts: 166
Pemilik: Eri

Biodata
Posisi: Section Staff
Cabang: Eropa
Umur: 13 tahun

PostSubject: Re: [CENTRAL] Pencarian Teman Sekamar   18th October 2009, 01:37

Quote:
"Iya. Peraturan baru ini agak merepotkan, ya."


Fuchsia tidak menanggapi. Tapi matanya fokus melihat ke arah gadis itu.

Ceria sekali... Pikirnya. Membuatnya iri. Pasti bahagia, yah, bisa memperlihat ekspresi selepas itu?

Sudah tentu, konsentrasi dan pikirannya juga tidak lagi berada di 'alam nyata'. Sampai akhirnya petugas manajemen memperbolehkan mereka duduk. Mau tak mau Fuchsia meleng juga. Matanya yang semula melihat gadis rambut ikal tersebut, kini harus berpindah lagi.

Quote:
"Bagaimana kalau kalian satu kamar saja? Kalian... Seumuran kan?"


Seumuran?

Fuchsia agak meragukan untuk hal itu. Dia tau kok, tidak boleh men-judge orang hanya dari penampilannya saja. Tapi, melihat gerak-gerik perempuan bagai boneka perancis tersebut, Fuchsia sama sekali tidak merasa berhadapan dengan anak-anak seumurannya. Terlihat... tidak normal [Ok, akui saja, Fuchsia juga tidak memiliki sikap "normal" sama sekali, kok].

Tapi, apa masalahnya kalau mereka sekamar? Asal sang teman sekamar siap ditinggal selama berhari-hari, Fuchsia ok-ok aja. Yang penting barang-barangnya bisa ditampung lagi.

"Tidak apa-apa," Timpalnya. Masih dengan nada suara datar tanpa tekanan apapun.

Quote:
"Ah, itu boleh,"

"Tapi Victoria tidak tahu apakah nona--ermm, kita belum berkenalan,"


Ah, ternyata yang bersangkutan-pun tak masalah. Dan tadi... Dia menggunakan kata ganti orang pertama dengan kata "Victoria"? Itukah namanya??

Fuchsia takjub kalau begitu, mendengar nama sang ratu ternyata juga bergaung di sini, nama pemilik seorang gadis yang... manis. Tak heran kalau hal itu terjadi.

Ehem, menilik percakapan selanjutnya.... Fuchsia sendiri juga baru sadar, mereka belum berkenalan sama sekali.Tak ada salahnya melakukan perkenalan bukan. Toh, mereka makhluk sosial. Walaupun di kamar nantinya hanya sekedar sekedar lewat, nggak lucu 'kan kalau tidak saling bertegur sapa, walau hanya sekedar tau nama. Ok, pengecualian untuk Fuchsia. Setidaknya bisa membantu Dia untuk mendapat relasi yang lebih baik yang bisa membantunya. Not bad, huh?

Fuchsia mendengar intonasi ceria gadis bernama Victoria itu. Bersiap membalas dengan perkenalannya yang Dia rasa tidak bermakna sama sekali.

Quote:
"Victoria Addison, staff manajemen, asisten koki."


Gadis berkacamata tersebut membalas uluran tangan Victoria. Membalasnya dengan susunan yang sama: nama + jabatan.

Yang berbeda, Fuchsia mengucapkannya tanpa ada siratan 'semoga pekenalan ini bisa lebih baik'. Hanya sebuah formalitas belaka yang memberi maksud yang lebih jelas mengarah pada kalimat, 'Kau mengenalku dan Aku mengenalmu.' Cukup itu saja.

"Fuchsia Scarlet, staff Diplomatic & Communication, penerjemah,"

Selesai. Titik.


Tidak ada lanjutannya lagi?
Back to top Go down
View user profile http://www.eri-diary93@gmail.com
Victoria Addison



Posts: 23
Pemilik: S.E.H.

Biodata
Posisi: Section Staff
Cabang: Eropa
Umur: 14

PostSubject: Re: [CENTRAL] Pencarian Teman Sekamar   28th December 2009, 22:59

Calon teman sekamarnya ini juga tampak setuju dengan usul sang petugas yang menyarankan agar mereka menempati kamar yang sama. Baguslah, jadi gadis kecil ini tidak perlu menunggu lama untuk mendapat teman sekamarnya yang baru.

"Fuchsia Scarlet, staff Diplomatic & Communication, penerjemah,"


Perkenalan yang sungguh singkat dan... datar? Victoria tetap menjaga senyum hangatnya, kemudian menanggapi pekerjaan Fuchsia yang menurutnya sendiri cukup keren. "Wahh, penerjemah? Kamu pasti pintar dan menguasai banyak bahasa ya," pujinya tulus dan antusias, siapa tahu ia bisa belajar sedikit-sedikit istilah asing pada gadis yang bernama Fuchsia ini? Sebagai gantinya, Victoria bisa mengajarkannya memasak berbagai macam makanan. Yah, teman sekamar itu bukan hanya tentang teman tidur saja kan?

Dengan ini, sudah pasti mereka akan sekamar, bukan? "Kalau begitu, sekarang sudah bisa memindahkan barang ke kamar yang baru ya, Scarlet. Ah, apa Victoria panggil dengan nama depan saja, supaya lebih akrab?" ujarnya polos, meminta izin dari sang pemilik nama.
Back to top Go down
View user profile
Fuchsia Scarlet



Posts: 166
Pemilik: Eri

Biodata
Posisi: Section Staff
Cabang: Eropa
Umur: 13 tahun

PostSubject: Re: [CENTRAL] Pencarian Teman Sekamar   12th January 2010, 19:10

Quote:
"Wahh, penerjemah? Kamu pasti pintar dan menguasai banyak bahasa ya,"


Gadis yang mengaku Victoria itu masih menjaga senyumnya bahkan makin ceria. Fuchsia dibuat terkaget-kaget karenanya. Fuchsia baru kali ini bertemu dengan dara seceria ini, lho. Biasanya anak-anak yang mendekat padanya hanya bertahan kurang dari 5 menit dan langsung menyikir karena sikapnya Fuchsia yang jauh dari kata bersahabat. Yah, kecual Dia, sosok yang sudah lama nyaris terlupakan, tersimpan dalam memori yang terjadi sekian tahun yang lalu dari sekarang. Itupun juga orang yang sama tidak bersahabatnya dengan Fuchsia.

"Y, ya... begitulah..." Kata Fuchsia. Entah kenapa Dia jadi agak canggung menghadapinya. Namun Dia tetap mempertahankan sikap sebelumnya walau tidak yakin sama persis karena perbedaan situasi. Bahkan sekarang dara bersurai cokelat eboni itu memalingkan wajahnya menahan malu. Dia tidak terbiasa dengan situasi seperti ini -apalagi teman sebaya-.

Maaf saja kalau caranya terlalu angkuh, nona.


Quote:
"Kalau begitu, sekarang sudah bisa memindahkan barang ke kamar yang baru ya, Scarlet. Ah, apa Victoria panggil dengan nama depan saja, supaya lebih akrab?"


"Eh, ah..." Iris cokelat itu kembali bertemu dengan iris biru cerah yang selalu menatapnya tanpa ragu tersebut, "Terserah Kau saja, Vic -ah...- maksudku... Addison,"

Mungkin Victoria sudah terbiasa memanggil seseorang dengan nama depan walau baru bertemu sekalipun. Tapi tidak dengan Fuchsia. Dia masih ingin menjaga jarak. Rupanya masih takut untuk menjalin hubungan pertemanan dengan kawan sekamar sendiri.
Back to top Go down
View user profile http://www.eri-diary93@gmail.com
 

[CENTRAL] Pencarian Teman Sekamar

View previous topic View next topic Back to top 
Page 2 of 2Goto page : Previous  1, 2

 Similar topics

-
» 01 - New Central
» Central Harmony
» [CENTRAL] Pencarian Teman Sekamar
» [AMERICA] Pencarian Teman Sekamar
» Demographics of the Central African Republic

Permissions in this forum:You cannot reply to topics in this forum
Black Order Headquarters :: Branches :: Central Branch :: Dormitory-
Free forum | © phpBB | Free forum support | Contact | Report an abuse | Free forums