An Indonesian D.Gray-Man original character (OC) roleplay forum. Set in an alternate 1880s.
 
HomeFAQCalendarSearchMemberlistUsergroupsRegisterLog in
Time

Selamat datang di Black Order Headquarters! Waktu dunia Black Order HQ saat ini adalah: Februari 1880

[CENTRAL] musim dingin, bersalju dan hawa menusuk

[ASIA] musim dingin, sejuk namun kering

[AMERICA] musim dingin, badai salju di akhir bulan

[AFRICA] musim dingin, sedikit salju di awal bulan

Acara mendatang:

- Valentine Grand Ball

(Kontak staf jika memiliki ide)

Shoutbox

ShoutMix chat widget
Affiliates

ClampFactory Al'loggio

code-geass

tenipuri-indo

Saint-Sanctuary

Neverworld

Aria Academy High School Fighter Role Play Forum

Don't be shy, affiliate with us!
 
Latest topics
» [AMERICA] Unusual Training
by Keith Warringstate 21st June 2011, 23:10

» English Free Talk
by Wilhelm U. Smith 19th February 2011, 21:17

» [Central] The History Might Have Recorded Us
by Fuchsia Scarlet 13th February 2011, 12:21

» [CENTRAL] Looking Around
by Lumiere A. Etoile 6th February 2011, 20:13

» [AMERICA] Tea Late at Night
by Felicia Miles 30th January 2011, 09:13


Share | 
 

 [AU] SMAK BO~

View previous topic View next topic Go down 
Goto page : Previous  1, 2
AuthorMessage
Takeba Shindou



Posts: 10

Biodata
Posisi: Supervisor
Cabang: Asia
Umur: 30

PostSubject: Re: [AU] SMAK BO~   29th September 2009, 22:41

"Ya, jika mereka menyangka itu, mereka tidak salah, kok. Aku sangat tidak sabar untuk memberikan mereka pelajaran yang... Tidak. Akan. Mereka. Lupakan."

Brr.

Sadistic much?

"Kalau kau terus melakukan langkah spartan itu nanti kerutmu bertambah, rekan pengajarku yang terhormat." ujar Shindou kepada Giraile pendek, sambil memelankan suara, mengobservasi tingkah para murid-murid yang tampaknya sama tidak sabarnya dengan mereka--sekaligus berusaha tidak terlalu terfokus dengan tingkah sesama pengajar yang rasanya makin lama makin aneh.

"Cih, aku sudah berusaha mendisiplinkan mereka Shreizag! Dan terlihat sangat nyata bagiku kalau remaja-remaja jaman sekarang itu memang mengerikan! Mereka tidak penurut seperti remaja-remaja jaman dulu!"

"Memang sih, belum pernah dengar yang namanya globalisasi, ha?" komentar guru IPA itu, tidak kepada siapa-siapa, hanya sekedar komentar kosong saja. Tch, jangan-jangan guru 'spesialis biologi' satu itu berniat mengulang teknik mengajar dengan cambuk dan penggaris? Yang benar saja.

"Tuan Poisson, kalau Anda terlalu keras pada murid, wajar saja mereka kabur. Ada baiknya Anda bersikap lebih ramah pada anak murid Anda,

"Ramah hah? Begini maksudmu?"

......seandainya ini anime, Shindou sudah melakukan animasi swt.

Iya itu, swt, yang ada bulir keringat gede-gede bergerak turun itu.

"Setuju, lebih baik Anda sekalian duduk dengan tenang kalau tidak acara tidak akan dimulai~"

Pak, pak, for your information, Shindou sudah duduk dengan "tenang" dari tadi. Ck ck.

"Sebenarnya mereka tidak perlu berbicara aneh begitu di depan para murid baru, kan?"

Telinga Shindou yang sedang tajam-tajamnya itu menangkap komentar singkat salah satu murid. Senyuman miris mengembang di wajahnya. Hei, dia setuju dengan komentar bocah berambut nanas satu itu, jujur saja. Hei bocah, sepertinya tahun ini kita akan bertemu lagi. Berharap saja guru satu ini masih punya mood yang cukup bagus untuk setiap saat menghindarkan siswa-siswa dari guru yang katanya "spesialis biologi dan anatomi" itu agar tidak jatuh korban jiwa di sekolah.

Pfft.

Sama saja mengulang yang namanya rutinitas tragis tahunan ini namanya.

------------------

OOT: maaf ga direcap semua orz kok rasanya cepet amat hha .__."
Back to top Go down
View user profile
Ethan Hartmann



Posts: 55
Pemilik: Ressa
Poin RP: 20

Biodata
Posisi: General
Cabang: Afrika - Timur Tengah
Umur: 28

PostSubject: Re: [AU] SMAK BO~   29th October 2009, 13:10

Quote:
Nama Karakter: Ethan Adelbert Hartmann
Umur: 28
Posisi: Guru PPKn (yang lebih sering mengajarkan taktik perang sambil main biola di kelas)


Ethan melangkah masuk ke aula sekolah. Terlambat? Bukan, hanya saja ia dari tadi tengah berkeliling sekolah untuk melihat-lihat keadaan. Walau kebanyakan orang senang melihat murid baru dan mengerjai mereka dangan alasan macam-macam, Ethan tidak terlalu peduli. Buatnya, yang terpenting anka-anak ini belajar tata krama dan mengetahui bagaimana caranya bertahan hidup ---- dengan segala cara.

Ethan melangkah melewati pintu Aula dengan kotak biola Stradivarius di tangan kirinya, dan tongkat di tangan kanannya. Di suatu sisi dari ruangan yang besar itu terlihat para guru yang tengah duduk berjejer dengan tidak tenang.

"Selamat pagi, semuanya,"sapa Ethan kepada orang-orang itu. Tubuh tingginya mungkin akan menarik perhatian para murid tahun pertama, namun tampaknya para guru yang sudah biasa tidak akan terlalu peduli.. atau setidaknya Ethan berpikir demikian. Yah, sudahlah, bagi Ethan yang terpenting acara akan segera dimulai.

_________________


"Those who are skilled in combat do not become angered; those who are skilled at winning do not become afraid. Thus the wise win before they fight, while the ignorant fight to win." --- Zhuge Liang

...as the music played by the PROUD LORD of Liechtenstein
Back to top Go down
View user profile
Fuchsia Scarlet



Posts: 166
Pemilik: Eri

Biodata
Posisi: Section Staff
Cabang: Eropa
Umur: 13 tahun

PostSubject: Re: [AU] SMAK BO~   29th October 2009, 16:10

Quote:
Nama Karakter: Fuchsia Scarlet
Umur: 13 tahun
Posisi: Murid kelas 1 yang jenius *plakk!!*


Ah, upacara murid baru. Ternyata yang seperti ini memang selalu ada, yah? Tahun lalu ketika masuk SMP, Dia juga mengalaminya. Dan tahun ini, Dia loncat kelas menuju tingkat SMA dan ternyata "ritual" ini juga mau tidak mau harus dilakukan.

Yah, biarkan saja. Toh, Fuchsia tidak peduli. Asalkan buku "Kumpulan Cerita Rakyat Perancis" itu tidak lepas dari tangannya, Dia akan tetap anteng membacanya. Dengan konsekuensi sudah tentu telinganya ada kemungkinan besar tak ada mendengar ceramah semua orang yang ada berada di pondium itu nantinya.

Tadinya, Dia sempat mengamuk karena adanya "sedikit" keributan di kelompoknya. 2 anak kembar nampaknya terlambat dan sukses menabrak seseorang. Tapi, marah hanya akan menghabiskan waktunyanya paling cepat 10 detik. Dan itu sama saja menyia-nyiakan sekian kata yang harusnya sudah masuk dalam memori otak. Gadis berambut cokelat tua tersebut akhirnya lebih memilih tetap fokus pada bukunya tersebut.

Quote:
"Selamat pagi, semuanya,"


Tanpa memalingkan wajahnya sedetikpun dari halaman demi halaman, Fuchsia menjawabnya dengan singkat, "Selamat Pagi,"

Selesai...

Tidak ada rutinitas lain yang harus dilakukan Fuchsia 'kan??
Back to top Go down
View user profile http://www.eri-diary93@gmail.com
Gletsjers van Virchow



Posts: 215

Biodata
Posisi: Exorcist
Cabang: Asia
Umur: 20

PostSubject: Re: [AU] SMAK BO~   30th October 2009, 20:51

Quote:
Nama Karakter: Gletsjers V. Virchow
Umur: 20 tahun
Posisi: Guru Biologi, spesialisasi Paleontologi yang dingin dan maniak sains serta punya seabrek koleksi spesimen, fosil dan reptil


Glace berjalan dengan santainya menuju aula sekolah tempat upacara penerimaan siswa baru diadakan. Apakah ia tidak tahu bahwa ia sudah TERLAMBAT? Sebenarnya ia tahu bahwa ia terlambat, hanya saja ia tidak terlalu peduli dengan hal itu. Ia hanya peduli pada hal-hal yang berbau ilmiah. Paling tidak, ada hubungannya dengan sains. Tak lama kemudian, ia memasuki aula tersebut. Tentu masih dengan sikap santai dan ugal-ugalannya.

Glace tak peduli apapun pendapat orang-orang di aula tersebut karena keterlambatan dan sikapnya walaupun ia termasuk guru baru di SMAK BO.
Quote:
"Selamat pagi semuanya!"

Terlihat seorang guru yang sepertinya juga terlambat mengucapkan salam kepada barisan guru-guru disana. Akan tetapi, ia tidak terlalu memperhatikannya. Ia malah langsung bergabung dengan barisan guru-guru yang telah hadir lebih dulu darinya yang kelihatannya tengah meributkan sesuatu. Glace langsung menduduki 1 kursi terdekat pada barisan guru. Ia hanya diam dan berharap upacara ini segera dimulai dan segera selesai.


Last edited by Gletsjers V. Virchow on 5th November 2009, 14:12; edited 1 time in total
Back to top Go down
View user profile http://rosmana.blogspot.com
Li Lian Jie



Posts: 346
Pemilik: LLJ
Poin RP: 20

Biodata
Posisi: Disciple
Cabang: Asia
Umur: 14

PostSubject: Re: [AU] SMAK BO~   1st November 2009, 21:26

Quote:
Nama Karakter: Li Lian Jie
Umur: 14 tahun
Posisi: Murid kelas 1


Upacara murid baru toh? Lian Jie menghembuskan nafas panjang dan berkali-kali memindah kaki penopang berat tubuhnya selama ia berdiri dalam barisan. Tubuhnya yang pendek mengharuskan ia berdiri di barisan paling depan. Kebanyakan siswa di kanan kirinya bersikap sok rapi sebagai topeng kelas. Sikap tegas, sopan, dan berwibawa itu hanya mereka pamerkan pada guru-guru hanya ketika mereka berdiri di lapangan upacara saja.

Lian Jie melirik teman-teman barunya lewat bahunya. Mereka semua asyik sendiri. Ada yang baru saja berkenalan lalu saling mengobrol, ada pula yang sok sibuk dengan handphone di tangan. Tuh, betul, kan? Mereka memasangku di depan supaya para guru tidak melihat mereka asyik ribut sendiri. Lian Jie menghembuskan nafas panjang, bosan. Dia simpan kedua tangannya ke dalam saku celananya.

Quote:
"Selamat pagi, semuanya,"


Ah, akhirnya dimulai juga. Kira-kira berapa lama ia akan berceramah, ya? Menunggu itu membosankan. Dia nyalakan stopwatch pada jam tangan digitalnya sambil tersenyum jahil. Kita lihat, berapa lama ceramah itu akan berlangsung.


Last edited by Li Lian Jie on 1st November 2009, 21:28; edited 1 time in total (Reason for editing : merapikan ejaan.)
Back to top Go down
View user profile
Lim Jeong Hu



Posts: 172
Pemilik: Cairy
Poin RP: 100

Biodata
Posisi: General
Cabang: Asia
Umur: 33 tahun

PostSubject: Re: [AU] SMAK BO~   4th November 2009, 21:22

Satu... dua... akhirnya para guru berdatangan, dengan manis mereka duduk di bangku yang telah disediakan. Setidaknya semua perkataan dan kelakuan miris dari para pendidik ini sudah diminimalisir untuk menghentikan kesan tidak baik di awal tahun ajaran ini.

Yah, mungkin masih ada beberapa guru yang tertinggal di luar sana. Namun jika hanya diam menunggu mereka, bisa-bisa waktu segera berakhir dan para siswa mati kebosanan berdiri di sana. Akhirnya sang kepala sekolah nan lesu ini bangkit dari tempatnya, mendekati podium untuke memulai sekaligus mengakhiri acara ini.

"Selamat pagi semuanya," mengeluarkan suara nyaringnya di hadapan michrophone, mengalihkan padangan ke seluruh penjuru ruangan untuk memastikan bahwa semua orang memerhatikannya.

Jeong Hu berdiri di sana bukan sebagai ketua atau gelar pimpinan sekolah, ia menempatkan dirinya sebagai pendidik. Oke, setidaknya seseorang yang harus memberikan kesan ramah terhadap sekolah yang hampir ditutup ini karena kurang peminatnya.

"Baiklah... saya ucapkan banyak terima kasih kepada seluruh murid yang telah hadir di tempat ini sebagai keluarga baru dari sekolah kita tercinta ini. Dan juga selamat datang bagi murid sekalian karena mulai hari ini sampai tiga tahun ke depan, tempat ini akan menjadi sarana mencari ilmu dan ajang berprestasi serta berkreasi bagi kita semua."

Pidato super panjangnya terus berlanjut, hingga satu... dua... tiga lembar telah terlampaui. Hey, jangan tidur, masih ada kira-kira beberapa lembar yang perlu dibacakan dalam agenda hari ini.

Dan akhirnya... sampai ke bagian terakhir. "Kepada rekan guru yang terhormat, dipersilakan untuk memerkenalkan diri di hadapan siswa Anda semua," ajakan ramah untuk mendekati mimbar. Di sinilah ajang para guru untuk mencari muka di hadapan para siswanya.

--silakan?

_________________
Credits : pastelgraffity@LJ



Back to top Go down
View user profile http://cairy.deviantart.com
Bianca Corda



Posts: 121
Pemilik: Agito

Biodata
Posisi: Exorcist
Cabang: Eropa
Umur: 25

PostSubject: Re: [AU] SMAK BO~   4th November 2009, 22:26

Lorelei mencontohkan bagaimana caranya ia tersenyum... dan jujur, Bianca sendiri agak merinding melihat senyum itu. Guru saja bergidik melihatnya, apalagi murid-murid. Tidak heran mereka lari ke kelas guru lain kalau guru yang mengajar itu guru macam Lorelei. Tapi Bianca tidak ingin bersikap tidak sopan, jadi ia memberikan senyum terbaiknya pada guru itu.

"Anda sudah berusaha untuk ramah kok, Tuan Poisson. Mungkin memang kurang sedikit... tulus?" komentar Bianca. Sedikit banyak ia berharap pendapatnya itu tidak membuat sang guru merasa semakin kesal.

Perhatiannya lalu teralih oleh kedatangan rekan sesama gurunya, Ethan. Guru PPKn itu mengucapkan selamat pagi kepada semua guru yang ada, dan Bianca membalas sapaan itu dengan sebuah senyum lebar. Pandangannya lalu beralih ke barisan murid-murid yang... sepertinya sudah mulai bosan. Ah, murid-murid baru, kalian belum tahu sebosan apa pidato yang akan disampaikan Kepala Sekolah kalian...

Tepat begitu Bianca berpikir demikian, sang kepala sekolah memulai pidatonya. Saatnya untuk menyusun kata-kata untuk diucapkan nanti, batin Bianca. Dia sudah lumayan hafal 'ritual perkenalan guru' di sekolah itu, dan tidak mau terlalu ambil pusing dengan pertengkaran antar guru yang sedang memperebutkan murid. Untuk apa diperebutkan kalau mereka datang sendiri, eh?

Quote:
"Kepada rekan guru yang terhormat, dipersilakan untuk memerkenalkan diri di hadapan siswa Anda semua."


Bianca tidak buang-buang waktu lagi. Ia segera berjalan ke arah mimbar sambil melemparkan senyum ramah ke barisan murid-murid barunya. Berapa yang terpesona pada pandangan pertama? Entahlah... Ia tidak begitu peduli.

"Terima kasih kepada Bapak Kepala Sekolah atas kesempatan yang Anda berikan kepada saya untuk berbicara di depan kalian, anak-anakku sekalian. Untuk siswa-siswi yang lama, saya ucapkan selamat datang kembali. Dan untuk siswa-siwi baru, saya ucapkan selamat bergabung dengan kami.

"Perkenalkan, nama saya Bianca Corda. Saya akan mengajar kalian di Mata Pelajaran Seni Musik. Kalau kalian memiliki minat di bidang musik, atau mungkin sekedar ingin tahu seputar bidang tersebut, jangan segan-segan untuk bertanya. Kalau kalian punya masalah pribadi, entah berhubungan dengan pelajaran atau tidak, kalian juga jangan segan untuk datang pada saya.

"Akhir kata, saya doakan kesuksesan dan keselamatan kalian selama belajar di sini. Tuhan memberkati kita semua. Selamat pagi dan terima kasih."

Sekali lagi Bianca memberikan senyum terbaiknya kepada semua muridnya, sebelum berjalan kembali ke tempatnya untuk memberikan kesempatan bagi guru lainnya untuk berbicara.
Back to top Go down
View user profile
Chrysalis vi Scheziel



Posts: 145
Poin RP: 20

Biodata
Posisi: Section Leader
Cabang: Amerika Utara - Selatan
Umur: 25

PostSubject: Re: [AU] SMAK BO~   5th November 2009, 09:43

Quote:
Nama Karakter: Chrysalis vi Scheziel
Umur: 25
Posisi: Guru Bahasa Apa Saja




Terlambat?

Tidak, tak ada kata terlambat di kamus bahasa guru yang satu ini. Seorang wanita semampai dengan postur tubuh yang selalu dapat menarik murid-murid pria Lorelei berhamburan ke kelasnya untuk mengikuti pelajaran berbahasa, atau yang ia kira demikian.

Ya buat apa sengsara di kelas anatomi yang mengerikan itu jika kau bisa menikmati pemandangan seperti yang dipunya Miss Scheziel? Fakta bahwa tugas-tugasnya tergolong maut ditutupi oleh semua itu, dan subyektif tentunya karena para siswi --yang normal – tidak terhibur dengan kesemua kualitas non-akademis tersebut, namun mereka semua tak dapat menyangkal kalau Chrysalis termasuk pengajar yang berkompeten.

Chrysalis, atau yang lebih akrab disapa Chrys oleh rekan sesama pengajar, menempatkan dirinya dengan rapi di bagian belakang sedari tadi. Mengamati dan sesekali menyemprotkan spray penghilang aroma rokok –yang baru ia matikan saat Lim Jeong Hu memulai pidatonya. Ia rasa baju yang ia kenakan juga cukup rapi, kemeja lengan panjang berwarna putih, rok span berwarna gelap di atas lutut –ia tak suka memakai rok sebenarnya – dan stoking serta garter yang senada dengan warna rok guru bahasa tersebut. Sayangnya Chrys selalu melonggarkan satu-dua kancing teratas kemejanya, dia benci panas, lebih-lebih sesak.

Ah, akhirnya Kepala Sekolah telah mengakhiri pidatonya –that feels like forever , sekarang giliran para pengajar memperkenalkan diri dan Bianca, guru musik berwajah teduh itu berinisiatif mengawali. Langkah yang bagus, setidaknya para murid baru pastilah menyangka para pembimbing mereka di SMAK ini adalah orang-orang yang baik dan ramah. Coba kalau yang pertama maju adalah Giraille dengan senyum manisnya atau Lorelei yang…

Well u know what I wanna say, recht?


Dan bagi Chrysalis vi Scheziel, first impression sangatlah berarti dan ia juga tidak suka menyia-nyiakan waktu. Dengan langkah mantap dan punggung tegap ia menerima mikrofon dari Bianca, menempatkan dirinya di tribun, satu tangannya yang bebas berkacak pinggang. Tidak bermaksud menghilangkan kesan damai yang diciptakan Bianca tentu saja –walaupun ia tak tersenyum teduh, tapi sedikit ketegasan tak akan menyakitkan kan?

“Nama saya Chrysalis vi Scheziel, guru bahasa Anda sekalian,” ia memulai kalimatnya dengan nada suara yang tak terlalu keras namun cukup untuk didengar hingga ujung barisan berwarna hitam-hitam itu. “Selamat datang di sini, dan langsung saja siapapun yang mendapatkan kelas saya sebaiknya datang tepat waktu, menyelesaikan tugas yang akan saya berikan tiap minggunya dan memperhatikan pelajaran. Dengan kata lain kedisiplinan adalah salah satu aspek penilaian saya….”

Chrysalis memberi jeda sebelum ia melanjutkan ke kalimat berikut, membiarkan kata-katanya barusan diserap oleh murid-muridnya bibirnya yang disapu lipstick warna nude tersenyum tipis. “Sekian, terimakasih,” wanita Belanda itupun menyerahkan mikrofon ke guru berikutnya dan kembali ke deretan pengajar, duduk dan bersedekap. Manik Emeraldnya melirik ke Giraille dan Lorelei kemudian berbicara pada mereka, setengah berbisik.

“Hanya pemanasan rekan-rekanku, kalianlah yang akan mendemonstrasikan sekolah macam apa tempat ini,”


Sekali lagi nona itu tersenyum, tak jauh berbeda ternyata.

_________________
1st char of DPNK: Mademoiselle Monsieur
Back to top Go down
View user profile
Gletsjers van Virchow



Posts: 215

Biodata
Posisi: Exorcist
Cabang: Asia
Umur: 20

PostSubject: Re: [AU] SMAK BO~   5th November 2009, 10:49

Merasa upacara penerimaan murid baru hampir selesai dan makin cepat makin baik, Glace pun tanpa ragu maju ke tribun dan menerima mikrofon dari Chrys.

Quote:
"Hanya pemanasan rekan-rekanku, kalianlah yang akan mendemonstrasikan sekolah macam apa tempat ini"
Chrys berbisik. Glace hanya tersenyum mendengarnya.

"Selamat pagi murid-murid semua!" ucapnya dingin dan tegas. "Nama saya Gletsjers Van Virchow. Saya mengajar Biologi dengan spesialisasi Paleontologi disini" ucapnya lagi. "Dan saya tidak sabar untuk mengumpankan kalian... Ah! Maaf maksud saya memperlihatkan reptil-reptil serta spesimen yang saya miliki kepada kalian untuk kegiatan belajar mengajar kita." Ia berkata kepada kerumunan murid-murid dihadapannya, walaupun dengan sedikit kesalahan perkataan yang mungkin akan menyebabkan sebagian murid, baik itu murid baru atau tidak merinding.

"Selain itu, kalian juga harus disiplin dalam kelasku. Karena jika tidak, kalian akan tahu sendiri akibatnya!" ia kembali menambahkan sambil membayangkan bagaimana ia mengumpankan mereka yang tidak disiplin di kelasnya pada reptil-reptil kesayangannya.

"Mungkin itu saja. Sekian dan terima kasih" ucapnya

Ia pun segera kembali ke barisan guru-guru dibelakangnya.

"Siapa lagi berikutnya?" ucapnya singkat.

Ia pun kembali duduk di bangku yang didudukinya tadi.
Back to top Go down
View user profile http://rosmana.blogspot.com
 

[AU] SMAK BO~

View previous topic View next topic Back to top 
Page 2 of 2Goto page : Previous  1, 2

 Similar topics

-
» [AU] SMAK BO~

Permissions in this forum:You cannot reply to topics in this forum
Black Order Headquarters :: Out of Scenario :: Noncanon Roleplay :: Alternate Universe-
Free forum | © phpBB | Free forum support | Contact | Report an abuse | Free forums