| Time | | Selamat datang di Black Order Headquarters! Waktu dunia Black Order HQ saat ini adalah: Februari 1880 |
| | |
| Author | Message |
|---|
Lim Jeong Hu

Posts: 172 Pemilik: Cairy Poin RP: 100
Biodata Posisi: General Cabang: Asia Umur: 33 tahun
 | Subject: [AU] SMAK BO~ 28th September 2009, 21:24 | |
| It's simply roleplay... jangan dibuat ribet ya :3
Di sebuah kota tua yang jauh di seberang pulau sana, terdapat perguruan sekolah Kristen bernama SMAK BO (bukan Sudah Makan Angkat Kaki BloOn amat sih *plak plak plak*). Sekolah ini adalah Sekolah Asrama dengan gedung sekolah tua dan macam-macam karakteristik dari tiap murid, guru dan staffnya. # Untuk bergabung dengan sekolah kami, silakan isi form ini ketika memulai Roleplay dengan karakter BO Anda. | Code: | [quote][b]Nama Karakter:[/b] [b]Umur:[/b] [b]Posisi:[/b][/quote] |
# Jika ingin mendaftarkan karakter jadi-jadian, silakan daftarkan di ID Anda yang mana saja
# Karakter di bawah 20 tahun menjadi MURID Karakter di atas 20 tahun menjadi GURU/Staff
# Seragamnya anggap aja seragam BO vers 3 :p
# Yang murid tuliskan kelas berapa (1/2/3) yang guru/staff tulis posisinya apa (mis: janitor, guru sejarah dll)
Daftar~
| Quote: | Nama Karakter: Lim Jeong Hu Umur: 33 Posisi: Kepala Sekolah |
Timeline: Musim Semi~ Acara: Upacara Penerimaan Murid Baru Lokasi: Aula Sekolah
...
Riuh ricuh para suara manusia bergema di mana-mana, lihatlah mereka mengenakan seragam kebesaran SMAK ini yang berwarna hitam-merah berjajaran di mana-mana.
Para murid berdiri rapi sesuai dengan kelasnya, para guru serta staff duduk rapi di muka umum... begitu pula dengan kepala sekolah yang terbiasa tersenyum ramah di muka umum ini. Hanya dudui diam di tempat duduknya sembari menyeruput teh hangat (dari mana coba). Menatap wajah-wajah baru yang menyenangkan, oh semoga saja menyenangkan karena jika tidak maka gedung tua ini akan dirubuhkan untuk dibangun menjadi mall.
INTINYA adalah... sekolah tua ini sudah habis masa berlakunya, setiap angkatan siswa tidak lebih jumlahnya dari satu kelas, begitu juga dengan para staff yang apa adanya, guru yang diambil bukan dari kebisaannya, dan kepala sekolah yang terlalu sibuk untuk memikirkan hal lain selain kesehatannya.
Selamat Datang di SMAK BO~
dengan tulisan kecil di bawahnya, Kami Masih Ada
No idea~ merasa SMAK Dago deh *dilempar* yak, mulailah *w* |
|  | | Chief Supervisor Admin
Posts: 418
 | Subject: Re: [AU] SMAK BO~ 28th September 2009, 21:31 | |
| | Quote: | Nama Karakter: Giraile Arevig A. Umur: 28 Posisi: Guru Penjaskes yang karismatis |
Wanita itu berdiri dengan tidak sabar, mengamati tiap daging segar--eh, wajah baru, yang memasuki sekolah bergedung tua itu. Ia mendengus; hanya segini?! Jika mereka tidak mendapatkan banyak murid baru, wanita barbarian itu terpaksa harus mencari pekerjaan sebagai guru di tempat lain. Singkat kata, tidak banyak tempat yang rela menerima pelatih dengan porsi latihan Sparta bagi muridnya. "Itu mendidik!" sahutnya, hanyut dalam angan-angannya sendiri.
Akhirnya, ia menyadari bahwa ia melamun. Ia menatap tajam sang kepala sekolah yang terlihat lebih tua dari umur aslinya karena kerapuhannya (benarkah?), Lim Jeong Hu. Giraile menggertakkan gigi kesal melihat sosok yang menyeruput teh dengan tenang itu. Ia tidak sabar menanti akhir dari acara awal tahun ini, siap untuk memberi porsi latihan gila-gilaan pada muridnya. Tanpa disadarinya, wajahnya sudah memajang suatu senyum yang sangat sinister. _________________ Name? My name is not important. My job is.
|
|  | | Benjamin Baptiste

Posts: 102 Umur: 18 Pemilik: Woof
Biodata Posisi: Exorcist Cabang: Eropa Umur: 17
 | Subject: Re: [AU] SMAK BO~ 28th September 2009, 21:42 | |
| | Quote: | Nama Karakter: Benjamin Baptiste Umur: 17 Posisi: Murid Kelas 1
|
Ah, musim semi yang hangat. Benar-benar cuaca yang cocok bagi Benjamin muda yang tengah bersekolah di sebuah sekolah aneh bernama SMAK Black Order. Kenapa harus 'Black'? Apakah karena warna seragamnya hitam dengan garis-garis merah? Huh, benar-benar warna yang tidak cocok dengan Benjamin yang lebih menyukai warna yang lebih terang, tetapi tidak seterang putih.
Dan sekali lagi Benjamin berdiri di barisan anak kelas 1 bersama-sama dengan pra-remaja lainnya yang baru saja diterima di sekolah dengan bangunan sekolah dan asrama yang entah sudah berapa dekade ini. Ya, Benjamin tidak naik kelas tahun lalu karena kebanyakan tidur di kelas dan harus mengulang lagi tahun pertamanya di sekolah tua ini.
"Hoaahhhmmm," Benjamin menguap lebar di balik sapu tangannya yang sigap menutupi mulutnya. Bagaimanapun juga dia harus menjaga wibawanya sekalipun dia tidak naik, kan?
Matanya menangkap seorang guru di jejeran depan memasang senyum sinister yang pernah dilihatnya tahun lalu. Ya, biarlah guru itu merencanakan apapun, yang paling aku akan membolos dari kelasnya lagi, pikir Benjamin.
Karena kakinya lumayan pegal berdiri, dia berbisik kepada anak kelas satu di dekatnya, "Hei, lama juga, ya, upacara penerimaannya." |
|  | | Shreizag E. Halverson Vatican Central

Posts: 580 Umur: 19 Pemilik: S.E.H. Poin RP: 20
Biodata Posisi: General Cabang: Eropa Umur: 29
 | Subject: Re: [AU] SMAK BO~ 28th September 2009, 22:07 | |
| | Quote: | Nama Karakter: Shreizag Erstad Halverson Umur: 29 Posisi: Guru Sejarah dengan soal ujian super susah |
Musim semi. Tahun ajaran baru. Siswa-siswa baru. Rutinitas yang sama.
Shreizag Halverson menghela nafas pendek, sambil membalik halaman buku saku yang ia baca dalam upaya menanti berakhirnya acara formal ini. Oh, tidak bisakah acara basa-basi ini segera disudahi agar ia bisa membuka mata kepada murid-murid baru tersebut tentang bagaimana pentingnya sejarah mempengaruhi masa depan? Walau banyak yang bilang kelasnya agak membosankan, tapi tak pernah ada yang berani mencontek di ujiannya yang terkenal super sulit itu. Shreizag tersenyum kecil mengingatnya.
Kini ia berdiri di samping Giraile Asdvadzadour, salah satu rekan terdekatnya. Shrei sendiri heran, kenapa ia malah akhirnya dekat dengan wanita yang sangat tidak kewanitaan ini? Atau justru karena ia sangat maskulin jadi Shrei tidak gugup saat berhadapan dengannya? Apapun itu, ketika ia melirik wajah yang bersangkutan, terlihat bahwa Giraile tengah tersenyum sangat sinis. "Kalau kau tersenyum seperti itu, mereka semua akan kabur duluan, Giraile." katanya datar, sambil melanjutkan membaca buku sakunya._________________ "l'll make you the most beautiful lady in the world..." -- Shreizag E. Halverson, on his make up kit, to Giraile A. Asdvadzadour First. The Silver Ice |
|  | | Nikolai Mikhailov

Posts: 183 Pemilik: Cairy
Biodata Posisi: Disciple Cabang: Eropa Umur: 15
 | Subject: Re: [AU] SMAK BO~ 28th September 2009, 22:13 | |
| | Quote: | Nama Karakter: Nikolai dan Fyodor Mikhailov | di sini jadi Shu dan Yoru Umur: 15 tahun Posisi: murid kelas 1 |
"Yoru cepat cepat cepaaat!!" kedua tangan itu saling merapat, menelusuri kerumunan siswa di barisan kelas 1. Berlari, menyerobot barisan demi barisan, tidak peduli menabrak apa dan siapa yang penting mereka berdua tidak, TERLAMBAT!!
--kacau rupanya
Ini semua karena keteledoran sang ayah yang bangun kesiangan di hari pertama kedua anaknya bersekolah. Si kembar Shu dan Yoru kini harus merasakan terlambat di hari pertama yang harusnya terasa sangat penting.
"Haiiih!! AWAAAS!!" Berteriak lagi, si adik, Shu, memang agak hiperbolis, sementara kakaknya diam saja tengah diseret-seret begitu.
Ia tidak bisa mengerem, hingga menabrak seseorang (Benjamin) dan... *BRAK BRUK* barusan yang tadinya teratur dan rapi kini berantakan.
"Aiiih~" bergumam pelan melihat kekacauan tersebut.
/// AMPUN |
|  | | Takeba Shindou

Posts: 10
Biodata Posisi: Supervisor Cabang: Asia Umur: 30
 | Subject: Re: [AU] SMAK BO~ 28th September 2009, 22:16 | |
| | Quote: | Nama Karakter: Takeba Shindou Umur: 30 Posisi: guru sains/IPA lengkap dengan koleksi peliharaan ular |
Menguap. Tidak pakai menutupi mulut, pula.
Dia hanya menatap bosan para murid dan (calon) murid sambil duduk dengan tenang. Oh hei, wajah lama, wajah baru. Sepertinya di lautan warna hitam seragam itu...berkumpul banyak sekali wajah, ya? Yang semangat, yang tertarik, yang biasa-biasa saja, yang bosan--
yah, begitulah.
Dia melirik ke (rekan) staff sekolahnya. Mengapa diberi tanda kurung? Karena jujur saja...mereka memiliki hubungan yang daripada dibilang rekan, lebih bisa dibilang sesama tentara. Hahaha.
Mengapa?
Biarlah senyuman setan dari seorang guru penjaskes menjawab pertanyaan itu.
Entah kenapa, Shindou jadi simpati dengan murid-murid yang nantinya akan diberi pengajaran ekstra spartan oleh Giraile--bagaimana tidak, coba, dengan porsi latihan sparta begitu, rasanya siswa SMA pada umumnya akan kehilangan porsi usia mereka beberapa tahun, bukan?
"Kalau kau tersenyum seperti itu, mereka semua akan kabur duluan, Giraile."
"Haha, setuju. Kecuali mereka salah menyangka itu adalah senyuman yang muncul karena tidak sabar akan memberi mereka pendidikan yang tak akan mereka lupakan." komentar Shindou pelan, sebagai respon pihak ketiga terhadap kata-kata satu lagi "rekan" pengajar.
Anyway.
Matanya yang sudah siap menutup tiba-tiba menangkap pemandangan seorang anak yang mendadak berdiri. Tersenyum garing, dia hanya bisa membatin. 'Oke, satu orang bosan. Ada lagi yang lain?
Dia hanya melirik tuan kepala sekolah yang--meski usianya hanya berbeda 3 tahun dengannya--terkesan rapuh dan tua...tua?
Not really.
Hei, bisa cepat diselesaikan tidak ini acara awal tahun? protesnya dalam hati, sambil melirik kepala sekolah yang kini meminum teh dengan 'damainya' itu dengan pandangan tajam. Sekilas tadi dia melihat sang guru spartan juga melayangkan pandangan yang sejenis.
Dan yak, terjadi keributan yang mendadak dari arah siswa yang berdiri tanpa alasan jelas selain kebosanan/kegerahan/pegal tadi. Shindou hanya menghela napas panjang dan kembali 'menikmati' angin yang sebenarnya mendekati 'non-eksis'.
Aaah, musim semi yang indah, mengapa kau harus terbuang sedemikian sia-sianya? |
|  | | Lorelei D. Poisson

Posts: 34
Biodata Posisi: Section Staff Cabang: Afrika - Timur Tengah Umur: 26
 | Subject: Re: [AU] SMAK BO~ 28th September 2009, 22:17 | |
| | Quote: | Nama Karakter: Lorelei Deimos Poisson Umur: 26 tahun Posisi:Guru Spesialisasi Biologi dan Anatomi emang ada? |
Lorelei berdiri dan menyeruak begitu saja ke samping Shreizag dan Giraille, matanya menyipit dan mulai menghitung-hitung jumlah kepala yang berderet di depan mereka. Suara gumaman keluar dari mulutnya dan diakhiri dengan ekspresi yang kecewa, sangat kecewa.
"Cih, apa-apaan ini hanya segini saja?!" Suara Lorelei terdengar begitu kecewa sekaligus sinis.
Ah kalau segini saja jumlahnya mana bisa mereka 'berguna' untuk pelajaran? Bagaimanapun juga pelajaranku tak akan mereka ingat kecuali mereka rasakan di tubuh mereka!.
Bahkan dengan jumlah yang banyak pun murid-murid selalu berusaha menghindari kelas itu, entah kenapa.....
Masih dengan tatapan kecewanya dia menoleh ke rekan-rekan kerjanya yang berada di samping, "Sungguh mengecewakan... bukankah begitu ?" tanyanya dengan nada nyinyir pada Guru Penjaskes dan Guru Sejarah itu.
--------------------
maaf singkat ~ *diinjek* |
|  | | Giraile Guest
 | Subject: Re: [AU] SMAK BO~ 29th September 2009, 00:24 | |
| "Kalau kau tersenyum seperti itu, mereka semua akan kabur duluan, Giraile."
"Haha, setuju. Kecuali mereka salah menyangka itu adalah senyuman yang muncul karena tidak sabar akan memberi mereka pendidikan yang tak akan mereka lupakan."
"Oh," awalnya, sebelum tertawa terkekeh dengan geram, masih menjadikan Jeong Hu target dari tatapan penuh dendamnya. "Ya, jika mereka menyangka itu, mereka tidak salah, kok. Aku sangat tidak sabar untuk memberikan mereka pelajaran yang... Tidak. Akan. Mereka. Lupakan."
Matanya menangkap seorang murid yang berwajah familiar, Benjamin Baptiste. "Aihh, pendatang lama? Awas saja kalau ia melewatkan pelajaranku, lagi." Giraile sudah memiliki rencana istimewa bagi mereka yang berniat membolos pelajaran yang sudah disusunnya dengan begitu banyak... pertimbangan. Muncul dua wajah baru (atau satu, karena identik?) yang memberantakkan suasana teratur upacara awal tahun, dan berakhir dengan tubrukan antara mereka dan murid yang baru saja menjadi target tatapannya.
"Sungguh mengecewakan... bukankah begitu ?"
"Tuh, dua daging segar untukmu," ujar Giraile, dengan senyum yang tidak jauh berbeda dari sebelumnya. Blahh, kapan upacara ini berakhir? Giraile ingin segera menyik--menurunkan ilmu pada murid-murid tercintanya! |
|  | | Lorelei D. Poisson

Posts: 34
Biodata Posisi: Section Staff Cabang: Afrika - Timur Tengah Umur: 26
 | Subject: Re: [AU] SMAK BO~ 29th September 2009, 08:06 | |
| | Quote: | | "Tuh, dua daging segar untukmu," ujar Giraile, dengan senyum yang tidak jauh berbeda dari sebelumnya. Blahh, kapan upacara ini berakhir? Giraile ingin segera menyik--menurunkan ilmu pada murid-murid tercintanya! |
Lorelei menengok ke arah yang ditunjuk Giraille dan mendengus dengan cepat sambil berbicara padanya. "Aku bilang tidak cukup banyak! hanya dua ekor saja! dua ekor! apa yang bisa dilakukan dengan dua ekor!"
"Dan mereka tak punya disiplin Giraille!"
Pria dengan jas laboratorium kedodoran itu memandang lurus pada Giraille.
"Mereka selalu berusaha membolos kelasku! Hah mau jadi apa coba mereka kalau suka membolos!"
Dia berdecak, tangannya berkecak pada panggulnya. Matanya yang berwarna coklat memandang wanita perkasa itu, dan dia mendesis pelan. "Kuharap Anda mengajarkan arti kedisiplinan pada mereka," ucapnya diringi seringai yang menyudut lancip di setiap sisinya, tentu saja senyuman yang mungkin bisa diklasifikasikan sejenis dengan senyuman yang biasa dilakukan wanita itu?.
"Dan kau Shreizag, murid-murid wanitaku selalu berusaha membolos kelasku untuk mengikuti kelasmu. Bah! Lain kali jika kau menemukan satu atau dua ekor di kelasmu tolong kembalikan padaku, setiap organ-- eh maksudku setiap murid itu berharga." Dia menandang wajah Shreizag, matanya berkilat penuh kekejaman.
Last edited by Lorelei D. Poisson on 29th September 2009, 10:46; edited 1 time in total |
|  | | Shreizag E. Halverson Vatican Central

Posts: 580 Umur: 19 Pemilik: S.E.H. Poin RP: 20
Biodata Posisi: General Cabang: Eropa Umur: 29
 | Subject: Re: [AU] SMAK BO~ 29th September 2009, 08:22 | |
| Baiklah, Giraile, Shindou, dan Lorelei masing-masing protes dengan keadaan yang menurut mereka tidak menyenangkan ini. Shreizag sih, asal bisa mengajar dengan tenang sudah cukup. Dan... Oh, ada murid yang terlambat rupanya, menabrak murid lain pula. Lihat, barisan yang tadinya cukup rapi jadi berantakan sekarang. Ditambah lagi, kenapa Kepala Sekolah itu diam saja? Sekolah ini benar-benar telah kehilangan identitasnya.
Shreizag tidak begitu peduli. Ia menghela nafas kecil sambil membalikkan lembar buku saku yang sedang dibacanya; Rangkuman Sejarah Kerajaan Rusia, sebelum akhirnya seseorang menegurnya.
"Dan kau Shreizag, murid-murid wanitaku selalu berusaha membolos kelasku untuk mengikuti kelasmu, Bah! Lain kali jika kau menemukan satu atau dua ekor di kelasmu tolong kembalikan padaku, setiap organ, eh maksudku setiap murid itu berharga."
Alis pria berambut putih ini sedikit berkerut, "Aku juga tidak mengerti kenapa mereka melakukan itu, mereka selalu bersikeras." jawabnya datar, tanpa melepaskan pandangannya dari bukunya. "Silakan kau ambil mereka kembali bila mereka kabur ke kelasku. Seharusnya kau juga bisa menjaga kedisiplinan muridmu, di kelasku tidak ada yang seperti itu." lanjutnya, sama datarnya dengan yang tadi. Padahal Shreizag memiliki semacam 'alergi' pada wanita... Tapi kenapa dari kecil ia selalu dikerubungi wanita? Apa ini karma? Tapi, memangnya ia berbuat salah apa? Ah, apa ia beralih profesi dari guru jadi sejarawan individual saja ya? _________________ "l'll make you the most beautiful lady in the world..." -- Shreizag E. Halverson, on his make up kit, to Giraile A. Asdvadzadour First. The Silver Ice |
|  | | Bianca Corda

Posts: 121 Pemilik: Agito
Biodata Posisi: Exorcist Cabang: Eropa Umur: 25
 | Subject: Re: [AU] SMAK BO~ 29th September 2009, 19:08 | |
| | Quote: | Nama Karakter: Bianca Corda *versi non-buta, bolehkah?* Umur: 25 Posisi: Guru Musik yang lemah lembut dan baik hati |
Bianca Corda, sang Guru Musik yang albino memandang murid-murid yang mengikuti upacara awal tahun itu. Sedikit memang, tapi ia berusaha berpikir positif. Ia merasa, semuanya pasti akan baik-baik saja.
Dilihatnya rekan-rekan sesama gurunya mulai mengeluhkan satu-dua hal tentang murid-muridnya, baik dari angkatan sebelumnya maupun yang baru saja mendaftar. Dan seperti biasa, Lorelei mengeluh tentang sedikitnya murid yang datang ke kelasnya.
"Tuan Poisson, kalau Anda terlalu keras pada murid, wajar saja mereka kabur. Ada baiknya Anda bersikap lebih ramah pada anak murid Anda," saran guru muda ini. Bagaimana dengan muridnya sendiri? Tentu saja, mereka senang mengikuti pelajarannya. Lebih tepatnya, kebanyakan dari mereka seperti terhipnotis setiap kali ia memainkan alat musiknya.
Bagaimana dengan sikapnya di luar kelas? Wah, murid-murid pasti sangat mencintainya, karena ia sering memberikan perlindungan kepada mereka setiap kali ada guru lain yang memarahinya. Bahkan, terkadang Bianca rela ikut dihukum bersama dengan muridnya, sekedar untuk meringankan beban batin sang murid.
Guru yang terlalu baik? Mungkin saja... |
|  | | Lim Jeong Hu

Posts: 172 Pemilik: Cairy Poin RP: 100
Biodata Posisi: General Cabang: Asia Umur: 33 tahun
 | Subject: Re: [AU] SMAK BO~ 29th September 2009, 19:23 | |
| Whups~ suasana mulai mericuh di sana-sini, tidak para muridnya... tidak para gurunya. Sang kepsek super santai ini menghabiskan tegukan terakhir tehnya sambil bergumam dengan nada kecewa, "Ah..." lalu menghela nafas dan meletakkan teh tersebut di mejanya sementara wajahnya tetap tersenyum seperti biasa.
Oke... obrolan dan sorotan mata nona pengajar penjaskes yang memiliki kharisma luar biasa itu sampai pada mata kecilnya, juga para pengajar lain yang sepertinya sudah siap atau lebih tepat dikatakan bersemangat mengajar di tahun ajaran baru ini.
Dengan sedikit helaan nafas kemudian Jeong Hu mendekati kerumunan para guru, ia sedikit terkejut namun dilanjutkan dengan sunggingan senyum ketika guru seni musik nan baik hati itu menyeletuk renyah.
"Tuan Poisson, kalau Anda terlalu keras pada murid, wajar saja mereka kabur. Ada baiknya Anda bersikap lebih ramah pada anak murid Anda,"
... "Setuju, lebih baik Anda sekalian duduk dengan tenang kalau tidak acara tidak akan dimulai~" oke berbicara santai lagi. Setidaknya semoga ini bisa menenangkan urat syaraf dewan pengajar yang sepertinya malah terlihat berebut murid. |
|  | | Lorelei D. Poisson

Posts: 34
Biodata Posisi: Section Staff Cabang: Afrika - Timur Tengah Umur: 26
 | Subject: Re: [AU] SMAK BO~ 29th September 2009, 19:53 | |
| | Quote: | | "Silakan kau ambil mereka kembali bila mereka kabur ke kelasku. Seharusnya kau juga bisa menjaga kedisiplinan muridmu, di kelasku tidak ada yang seperti itu." |
Lorelei mendengus dengan keras, beberapa helai rmabutnya ikut berterbangan karena nafasnya. "Cih, aku sudah berusaha mendisiplinkan mereka Shreizag! Dan terlihat sangat nyata bagiku kalau remaja-remaja jaman sekarang itu memang mengerikan! Mereka tidak penurut seperti remaja-remaja jaman dulu!"
| Quote: | | "Tuan Poisson, kalau Anda terlalu keras pada murid, wajar saja mereka kabur. Ada baiknya Anda bersikap lebih ramah pada anak murid Anda, | "
Mata coklatnya menoleh ke Bianca, "Ramah hah? Begini maksudmu?" pria Prancis itu menghela nafas, wajahnya berkerut sebentar, urat-urat mukanya tampak bingung saat diajak tersenyum ramah. Jadi beginilah senyum Lorelei, senyum yang tertarik lebar dan menyempit di ujungnya. Senyum yang tak ada bedanya dengan biasanya, wajahnya terlalu kaku untuk tersenyum ramah bak malaikat. Dan dengan wajah seperti itu dia kembali menimpali Bianca.
"Aku sudah mencoba, oke?"
Kali ini terdengar suara kepala sekolah yang dari tadi hanya terdiam santai cengar-cengir sendiri.
| Quote: | | "Setuju, lebih baik Anda sekalian duduk dengan tenang kalau tidak acara tidak akan dimulai~" |
Mendengar kalimat itu Lorelei melengos, dia berbalik arah dan duduk di kursi yang paling dekat dengannya. Berharap semua ini akan cepat selesai. |
|  | | Lioret I. Shirogane

Posts: 89
Biodata Posisi: Disciple Cabang: Eropa Umur: 18 y.o.
 | Subject: Re: [AU] SMAK BO~ 29th September 2009, 21:47 | |
| | Quote: | Nama karakter: Lioret Ifrit Shirogane umur: 18 y.o. posisi: siswa kelas 2 yang mendukung pemberontakan terhadap guru |
Ah--ribut. Sesuai dugaannya, tradisi sekolah, yang namanya tahun ajaran baru pasti ada penerimaan murid baru. Apa? Musim semi? Bersin saja kau, bodoh. Siapa juga yang tertarik mencari--ehem--cewek di tengah sekumpulan junior? Tidak, tidak. Gadis seumuran lebih baik sebenarnya, sempat kepikiran juga apa 'gadis itu' menggaetkan matanya pada seorang senior. Haha. Bercanda.
Berdiri di barisan kelas dua dengan mata menatap barisan guru yang agak aneh. Miring mereka. Biarlah, asal dia tidak tertular miringnya.
"Sebenarnya mereka tidak perlu berbicara aneh begitu di depan para murid baru, kan?" gumamnya, sedikit banyak berharap para guru mendengarnya meskipun tidak mungkin.
Sekarang ngapain? |
|  | | Nikolai Mikhailov

Posts: 183 Pemilik: Cairy
Biodata Posisi: Disciple Cabang: Eropa Umur: 15
 | Subject: Re: [AU] SMAK BO~ 29th September 2009, 22:34 | |
| "Uwaaah~!"
Brak-bruknya selesai, setidaknya si kembar kakak telah menenangkan adiknya agar tidak asal baku hantam walau mereka terlambat datang. "Tenanglah, justru kalau ribut begitu kita bakal kena hukuman, tuh..." Yoru berucap sambil berbisik pada adik kembarnya sembari menunjuk-nunjuk guru wanita berwajah sangar di sana.
Huff, wajah itu membuat Shu agak bergidik. "Kira-kira kita diajar oleh dia tidak ya?" membayangkan wajah yang lebih menyeramkan dari sang ayah itu. Oh... jangan lagi.
"Sebenarnya mereka tidak perlu berbicara aneh begitu di depan para murid baru, kan?"
Sejenak menguping omongan sang kakak kelas di samping keduanya. Eh~! "Gu... guru-guru itu tidak berbahaya kan?" Nikolai kembali menyeletuk sempurna. Ah, kalau gurunya galak ia tidak mau sekolah saja. |
|  | | |
Similar topics |  |
|
| | Permissions in this forum: | You cannot reply to topics in this forum
| |
| |
|
|