| Time | | Selamat datang di Black Order Headquarters! Waktu dunia Black Order HQ saat ini adalah: Februari 1880 |
| | | [AU] Opposite Day: Europe | |
| |
| Author | Message |
|---|
Shreizag E. Halverson Vatican Central

Posts: 580 Umur: 20 Pemilik: S.E.H. Poin RP: 20
Biodata Posisi: General Cabang: Eropa Umur: 29
 | Subject: Re: [AU] Opposite Day: Europe 30th September 2009, 23:26 | |
| "Apa tidak mengganggu? Sepertinya anda sendiri juga punya agenda lain. Terima kasih atas tawarannya, tapi saya tidak ikut."
"Oh, sayang sekali, General... Padahal saya punya teh yang enak. Ya, datanglah lain waktu bila Anda sedang senggang." ia menanggapi jawaban dari General berkebangsaan Jerman tersebut, senyumnya terlihat sedikit, karena yang lebih penting sekarang adalah bagaimana cara menyingkirkan serangga pengganggu di hadapannya ini.
Ya, karena kalimatnya yang diluncurkan pada Ravel telah sukses membangun amarahnya juga. Allegra, yang tadi begitu melekat di tangan Shreizag melepaskan pelukan atas tangannya, kemudian berjalan ke depan dengan gagah, dan mendorong Bianca sekuat tenaga. Ah, walaupun wajahnya manis, kekuatan fisik Allegra yang setara dengan yang dimilikinya tidak dapat diremehkan. Setelah mendorong pria bermata merah itu, Allegra kembali ke sisinya dan memeluk lengannya erat.
"Master Shreizag... Jangan marah lagi ya.. Allegra sedih kalau Master begitu.."
Tidak marah dalam situasi begini? Sulit. Namun tatapan Allegra terhadapnya sukses mengalihkan perhatian pria Norwegia ini untuk sementara, "Tidak kok, Allegra yang manis... Aku hanya kesal karena keberadaan serangga pengganggu itu, ya?" ia menaruh satu tangannya di dagu Allegra, kemudian tersenyum lembut, senyum yang tentu akan membuat gadis Ceko itu makin menempel padanya.
Sekarang kita lihat bagaimana reaksi dari seorang Ravel Kohler setelah kalimat-kalimat fitnah yang tak pantas ditujukan padanya.
"Saya tak tahu memori anda sangat jelek, tuan. Mau saya bantu untuk rehabilitasi?"
Wow, lihat bagaimana pemberat itu melayang ke arah Bianca, sakitnya pasti lumayan kalau terkena kepala. Shrei terkekeh pelan, improvisasi yang bagus. "Apa perlu saya menyegel mulutnya juga agar diam, General Kohler? Dengan begitu kita tak perlu mendengar ocehannya lagi." ujarnya sinis, sambil melemparkan pandangan yang sama pada Exorcist bermata merah itu. _________________ "l'll make you the most beautiful lady in the world..." -- Shreizag E. Halverson, on his make up kit, to Giraile A. Asdvadzadour First. The Silver Ice
Last edited by Shreizag E. Halverson on 1st October 2009, 18:38; edited 1 time in total |
|  | | Bianca Corda

Posts: 121 Pemilik: Agito
Biodata Posisi: Exorcist Cabang: Eropa Umur: 25
 | Subject: Re: [AU] Opposite Day: Europe 1st October 2009, 14:36 | |
| Sepertinya, seperti yang sudah ia duga setiap detik, orang-orang di sekitarnya mulai marah. Ravel Kohler bahkan sampai melemparnya dengan pemberat. Sakit memang, tapi bukan itu yang dipikirkannya sekarang. Kenapa? Padahal mereka yang 'meminta' iblis ini, tapi kenapa mereka semua juga yang marah? Bianca merasa, Tuhan itu memang benar-benar tidak ada. Ya, yang ada hanyalah iblis, iblis yang menguasai hati semua orang.
Tidak memedulikan apa yang dikatakan Giraile tadi, Bianca berbalik menatap semua orang yang menentangnya--Ravel, Shrei, Allegra... Ia tampak murka, meski tidak ditunjukkannya secara jelas. Yang pasti, raut wajahnya begitu dingin, dengan matanya yang berkilat-kilat bagaikan nyala api yang siap membakar siapa saja yang menghalangi jalannya.
Dan, dalam sedetik, ekspresi itu berubah. Sebuah senyum, senyum sinister yang biasa ia tunjukkan, mengembang lebar di bibirnya. Alisnya berkerut, menampakkan wajah asli dari sang iblis. Lalu, sebuah tawa menggema. Tawa sinister, namun juga dingin, yang mengejek dan mengasihani mereka dalam waktu yang bersamaan. Pria itu terus tertawa, sampai bahunya gemetar karena tawanya itu.
"Aaah, kalian semua... Kalau yang kukatakan adalah dusta, mengapa kalian marah? Kalau yang kukatakan bukanlah dusta, mengapa kalian mengelak? Kalian bahkan lebih rendah daripada aku, yang kalian sebut 'iblis' ini!!" kata Bianca keras di sela-sela tawanya. Ia kembali tertawa dingin, lalu menatap kedua General yang sempat mengancamnya itu.
"Menggunakan Innocence untuk melawan ucapan seorang pria muda! Kalian sebut diri kalian General? Kalian bahkan tidak lebih baik daripada 'The Fallen Ones'!!" teriak Bianca keras, dengan nada sinister dan dingin, sambil menunjuk kedua General itu.
"Ayo, bunuh aku kalau kalian sanggup!! Jatuhlah saja kalian ke neraka terdalam!!" tantang Bianca keras sambil merentangkan kedua tangannya ke arah mereka...
...dengan Giraile masih di punggungnya...
Last edited by Bianca Corda on 4th October 2009, 13:22; edited 1 time in total |
|  | | A. Růžena Mlynarikova

Posts: 120 Poin RP: 20
Biodata Posisi: Disciple Cabang: Eropa Umur: 20
 | Subject: Re: [AU] Opposite Day: Europe 1st October 2009, 18:51 | |
| Melihat Bianca yang semakin menjadi-jadi Allegra menghela nafas kesal --tangannya masih terkait pada Shreizag--, jelas baginya bahwa pria Albino itu tidak waras. Hei bukankah anak kecil suka ngambek kalau merasa tidak diperhatikan?
"Ahh Master Shreizag tak ada gunanya berbicara dengan dia. Dia hanya ingin diperhatikan..." Allegra memandang Shreizag dengan cemas kemudian matanya melirik ke Bianca.
Uh Oh apa yang kukatakan? Jangan-jangan malah membuat Bianca tambah marah...
Allegra menelan ludahnya, diam-diam tangannya semakin erat mengenggam Shreizag --tentu saja dengan masih lembut. Gadis ceko itu memejamkan mata biru cerahnya sambil menggelengkan wajah, entah apa yang ada di pikirannya. Tapi dia yakin apapun yang mungkin akan menimpanya Master Shreizag pasti membantunya kan?
Gadis berparas manis itu kembali menengadahkan wajahnya ke Shreizag, untunglah Shreizag masih mengelus dagunya sehingga jarak mereka tidak jauh untuk... bisikan halus yang begitu pelan, rahasia 'kecil' mereka berdua. Dan tak mungkin orang lain dapat mencuri dengar, lagipula Allegra menggunakan telapak tangannya untuk menutupi bibirnya.
"Lagipula.. ingat Master masih punya janji dengan saya..."
Kata-kata terakhir diucapkan dengan sangat pelan.. hanya Shreizag saja yang dapat mendengarnya.
Semburat merah menghiasi wajah gadis mungil itu, jemarinya sedikit menutupi bibir mungilnya yang terbuka beberapa mili, memandang pangerannya dengan mata bak kristal.
Dan kembali lagi memandang Bianca, sambil berjaga-jaga akan apapun yang mungkin dilakukan pria itu.
Aduoooooooooooooooh..... *gegulingan* |
|  | | | | [AU] Opposite Day: Europe | |
|
Similar topics |  |
|
| | Permissions in this forum: | You cannot reply to topics in this forum
| |
| |
|
|