An Indonesian D.Gray-Man original character (OC) roleplay forum. Set in an alternate 1880s.
 
HomeFAQCalendarSearchMemberlistUsergroupsRegisterLog in
Time

Selamat datang di Black Order Headquarters! Waktu dunia Black Order HQ saat ini adalah: Februari 1880

[CENTRAL] musim dingin, bersalju dan hawa menusuk

[ASIA] musim dingin, sejuk namun kering

[AMERICA] musim dingin, badai salju di akhir bulan

[AFRICA] musim dingin, sedikit salju di awal bulan

Acara mendatang:

- Valentine Grand Ball

(Kontak staf jika memiliki ide)

Shoutbox

ShoutMix chat widget
Affiliates

ClampFactory Al'loggio

code-geass

tenipuri-indo

Saint-Sanctuary

Neverworld

Aria Academy High School Fighter Role Play Forum

Don't be shy, affiliate with us!
 
Latest topics
» [AMERICA] Unusual Training
by Keith Warringstate 21st June 2011, 23:10

» English Free Talk
by Wilhelm U. Smith 19th February 2011, 21:17

» [Central] The History Might Have Recorded Us
by Fuchsia Scarlet 13th February 2011, 12:21

» [CENTRAL] Looking Around
by Lumiere A. Etoile 6th February 2011, 20:13

» [AMERICA] Tea Late at Night
by Felicia Miles 30th January 2011, 09:13


Share | 
 

 [CENTRAL] Telegraphia

View previous topic View next topic Go down 
Goto page : Previous  1, 2
AuthorMessage
Arvid V. V. Härkönen



Posts: 20
Pemilik: S.E.H.

Biodata
Posisi: Section Staff
Cabang: Eropa
Umur: 48

PostSubject: Re: [CENTRAL] Telegraphia   7th October 2009, 18:48

"Ma...maaf, Capello. Aku tak bisa membantumu,"

Arvid menengadahkan kepalanya, menemukan Ariel yang masih tidak berdaya akibat demam. Pria Finlandia ini tersenyum kecil, "Tidak apa, Section Leader, lagipula saya sudah menerjemahkan semuanya." katanya pelan, namun sang Section Leader tampaknya sudah terlalu lemas untuk bisa menanggapi dirinya.

Tak sampai berapa menit, pria berambut pirang panjang itu kembali terlelap di mejanya, dan Leonard menyusul, memasuki ruangan itu seraya membawa kertas-kertas telegram yang tadi dikerjakannya.

"Semuanya sudah beres, Section Leader Archer, tapi, pesan dari Aldebaran Archer terpaksa kutahan dulu sampai Anda sembuh dari flu. Semoga cepat sembuh, Section Leader,"


"Terima kasih atas bantuannya, Tuan Chezza." ia beranjak dari kursinya, berniat membereskan ke-5 telegram di atas meja Ariel, menyatukannya dengan hasil kerjanya sendiri, kemudian memasukkan semuanya ke dalam saku jasnya, siap menyerahkan semuanya pada sang pengantar telegram. Tapi kenapa juga Leonard harus menahan satu telegram untuk Ariel? Dendamkah pemuda itu pada Section Leader-nya sendiri? Arvid hanya bisa mengangkat bahu, tapi yang jelas ia akan memberitahu Ariel soal ini.

BRAKKKK! "Kacamata! Bagaimana, sudah ada kiriman untukku belum?!"

Astaga, keributan macam apa yang terjadi di luar itu? Arvid berjalan ke depan pintu, mengintip dari celah pintu. Wah, Jendral Asdvadzadour rupanya, tumben ia mendatangi kantor ini? Tunggu, soal kiriman... Arvid tidak yakin kalau ia mendengar ada kiriman yang ditujukan untuk Jendral wanita itu, dan tampaknya Leonard sudah menangani ketidaksabaran Giraile dengan baik. Mungkin di antara ke-empatbelas telegram yang baru diterima tadi, salah satunya ada yang dialamatkan pada sang Jendral berkebangsaan Armenia... Ia kembali mengecek kertas-kertas hasil terjemahan itu dari sakunya, dan benar saja, terdapat telegram dari Supervisor Mana untuk Giraile Asdvadzadour.

Pria berusia 48 tahun ini membuka pintu perlahan, masih memperhatikan kertas di tangannya, "Jendral Asdvadzadour--" ia mengangkat kepalanya, tapi sosok yang dicarinya sudah tak ada di sana. Arvid mengerutkan alisnya, ya sudah, toh nanti juga pengantar telegram akan membawa pesan itu pada sang Jendal. Namun yang lebih membuat alisnya berkerut adalah tingkah Leonard yang... belum pernah ia lihat sebelumnya, "Anda tidak apa-apa? Ada perihal apa Jendral Asdvadzadour kemari?" tanyanya pelan sambil mendekat ke meja kerja Leonard.



[OOC : Leon balas, saya balas, Ariel balas, dan tamat~ Kayaknya?]
Back to top Go down
View user profile
Leonard Chezza



Posts: 78
Pemilik: Issei Akira
Poin RP: 20

Biodata
Posisi: Section Staff
Cabang: Eropa
Umur: 22

PostSubject: Re: [CENTRAL] Telegraphia   7th October 2009, 19:01

Quote:
"Anda tidak apa-apa? Ada perihal apa Jendral Asdvadzadour kemari?"


Menyadari kehadiran Arvid, Leon berdeham pelan untuk menghentikan tawanya, meski ia masih senyum-senyum sendiri memikirkan sikap Giraile yang tidak biasa. Ia memang sudah luar biasa tidak sopan, tapi rasanya ia memang tidak bisa menahan dirinya untuk tertawa.

"Bukan apa-apa, Tuan Harkonen... Itu hanya masalah, ehem, pribadi," jawab Leon, diiringi dengan sebuah senyum lebar.

Oh, ya, cepat atau lambat, ia bisa tewas di tangan Giraile... entah karena dihajar oleh yang bersangkutan ataupun karena mati tertawa.
Back to top Go down
View user profile
Arvid V. V. Härkönen



Posts: 20
Pemilik: S.E.H.

Biodata
Posisi: Section Staff
Cabang: Eropa
Umur: 48

PostSubject: Re: [CENTRAL] Telegraphia   13th December 2009, 22:19

"Bukan apa-apa, Tuan Harkonen... Itu hanya masalah, ehem, pribadi,"

Hmm, masalah pribadi? Arvid menaikkan satu alisnya mendengar pernyataan ini. Masalah pribadi dengan... Jenderal Asdvadzadour? Ah, sudahlah, kalau hanya berasumsi sampai kapanpun tidak akan mengerti, dan lagi, bukan kebiasaan Arvid untuk mencampuri urusan orang lain. Jadi, pria asal Helsinki ini hanya tersenyum kecil; kembali pada pekerjaan. "Baiklah kalau begitu. Saya beritahukan Section Leader Ariel dulu kalau semuanya sudah selesai." dan mungkin, sekalian mengangkutnya ke tempat tidur.

Kakinya kembali melangkah masuk ke ruang kerja sang kepala bagian diplomasi, mata ambernya kembali menatap sosok berambut pirang yang masih terlelap di atas mejanya. Yaa, kalau dibiarkan, bisa-bisa Tuan Archer ini tidak sembuh-sembuh. "Section Leader Ariel, semua telegramnya sudah diterjemahkan." lapornya singkat, sekedar menginformasikan. Namun, yang bersangkutan tidak memberikan respon yang berarti. Apa boleh buat, memang sejak awal Arvid sudah menduga kalau ia harus melakukan tindakan lanjutan.

Ditaruhnya satu tangan Ariel di pundaknya sendiri, sementara tangannya yang satu lagi diletakkan di pinggang pemuda itu, membimbingnya untuk berjalan, "Sekarang Anda harus istirahat. Tolong jangan memberontak." perintah atau permintaan? Yang jelas, peran Arvid lebih mirip seperti ayah ketimbang bawahan di sini. Nyatanya, memang itulah yang Arvid rasakan semenjak Ariel bergabung; atau ia selalu menganggap pemuda yang dekat dengannya sebagai putranya sendiri? Apapun itu, yang jelas sekarang Arvid sudah sampai di ambang pintu, tinggal sedikit lagi sampai kamar pribadi sang Section Leader.

"Dan begitu sampai di sana, setelah minum obat Anda harus langsung tidur." lagi, pernyataan yang menyerupai peran seorang ayah. "Karena besok masih banyak orang yang membutuhkan Anda." kali ini, diselipi senyum kecil. Bisa repot kalau sang kepala bagian sakit terus-terusan sementara pekerjaan menggunung, kan? Walaupun Arvid mengatakannya dengan lembut, sama sekali tidak terdengar seperti tuntutan.

Well, semoga saja pria Inggris yang tengah dibopongnya ini bena-benar segera sembuh, dan semuanya berjalan lancar. Seperti saat menerjemahkan telegram-telegram tadi; tidak menemui masalah saat menyelesaikannya.



[OOC: Kelamaan di Allo feel BO-nya jadi samar. Maaf kalo aneh .__.]
Back to top Go down
View user profile
Ariel Archer



Posts: 49
Umur: 19
Pemilik: Al2SiO5
Poin RP: 20

Biodata
Posisi: Section Leader
Cabang: Eropa
Umur: 23

PostSubject: Re: [CENTRAL] Telegraphia   19th December 2009, 15:21

"Section Leader Ariel, semua telegramnya sudah diterjemahkan."

Mendengar suara Arvid, Ariel sedikit terbangun dan kemudian menatap sosok ayah angkatnya lemah. Tubuhnya yang bersuhu di atas normal itu masih terlalu lemas untuk berbuat macam-macam seperti biasanya.

"Terima kasih, Capello. Biar nanti para staf lain yang mengurus sisanya," ucap Section Leader itu dengan suara pelan.

Tak terasa Arvid berusaha memapahnya menuju kamar pribadinya dan memintanya beristirahat. Ya, ia sadar ia butuh itu. Untung saja ia memiliki staf yang begitu peduli padanya, yang bisa dibilang agak mamprang tidak acuh pada mereka. Bagaimana pun Arvid-lah yang telah mengurus ini-itu yang jumlahnya tidak sedikit untuknya.

Senyum lemah muncul di muka pria berdarah Inggris itu--sesuatu yang jarang ditampilkannya pada umum. "Baiklah, Capello," ucapnya sambil menutup pintu dan berjalan menuju tempat tidurnya. Kemudian matanya yang dari tadi terasa berat itu menutup. Sembari tidur, tubuhnya itu mempersiapkan antibodi-antibodi agar Ariel Archer bisa sembuh keesokan harinya. Yah, semoga saja begitu...

[END]
Back to top Go down
View user profile
 

[CENTRAL] Telegraphia

View previous topic View next topic Back to top 
Page 2 of 2Goto page : Previous  1, 2

 Similar topics

-
» Ichiru's OC Central
» Redsill, engineering central
» Demographics of the Central African Republic
» Central Harmony
» Picnic in Central Park [Katrina, Stella, Anyone]

Permissions in this forum:You cannot reply to topics in this forum
Black Order Headquarters :: Black Order Archives :: Bookman's Records-
Free forum | © phpBB | Free forum support | Contact | Report an abuse | Free forums