An Indonesian D.Gray-Man original character (OC) roleplay forum. Set in an alternate 1880s.
 
HomeFAQCalendarSearchMemberlistUsergroupsRegisterLog in
Time

Selamat datang di Black Order Headquarters! Waktu dunia Black Order HQ saat ini adalah: Februari 1880

[CENTRAL] musim dingin, bersalju dan hawa menusuk

[ASIA] musim dingin, sejuk namun kering

[AMERICA] musim dingin, badai salju di akhir bulan

[AFRICA] musim dingin, sedikit salju di awal bulan

Acara mendatang:

- Valentine Grand Ball

(Kontak staf jika memiliki ide)

Shoutbox

ShoutMix chat widget
Affiliates

ClampFactory Al'loggio

code-geass

tenipuri-indo

Saint-Sanctuary

Neverworld

Aria Academy High School Fighter Role Play Forum

Don't be shy, affiliate with us!
 
Latest topics
» [AMERICA] Unusual Training
by Keith Warringstate 21st June 2011, 23:10

» English Free Talk
by Wilhelm U. Smith 19th February 2011, 21:17

» [Central] The History Might Have Recorded Us
by Fuchsia Scarlet 13th February 2011, 12:21

» [CENTRAL] Looking Around
by Lumiere A. Etoile 6th February 2011, 20:13

» [AMERICA] Tea Late at Night
by Felicia Miles 30th January 2011, 09:13


Share | 
 

 [AMERICA] Hard Night's Morning

View previous topic View next topic Go down 
Goto page : 1, 2  Next
AuthorMessage
Raul Santa Cruz



Posts: 50
Pemilik: Chief

Biodata
Posisi: Section Staff
Cabang: Amerika Utara - Selatan
Umur: 23

PostSubject: [AMERICA] Hard Night's Morning   11th September 2009, 21:10

Waktu: pagi hari setelah Hard Day's Night, jam 6-an

Terbatas bagi partisipan Hard Day's Night (Raul, Chrysalis, Elias) namun bisa juga menyertakan karakter yang ingin berinteraksi dengan ketiga karakter di atas, setelah meminta izin kepada yang ingin diajak berinteraksi, tentunya :p




Lokasi: kamar Raul, menuju kafeteria

Kedua kelopak mata staf keamanan itu membuka perlahan. Berat. Gagal mempertahankannya, lelaki itu berusaha membukanya lagi, menghalangi berkas cahaya yang menyilaukan mata coklat tuanya dengan tangan kanannya. Ia mengucek matanya, sebelum bangkit ke posisi duduk pada ranjang; masih pagi. Menyadari bahwa dirinya tidak telat bangun, Raul Santa Cruz menghela napas lega.

Kesenangannya berhenti sesaat dengan datangnya rasa pening pada kepalanya, disertai dengan dengungan menyebalkan yang sangat familiar dengannya kemarin malam. Ia mabuk--ya, tepatnya, setengah mabuk--di bar malam itu. Betapa lengahnya ia, terbawa kesuraman hari peninggalan Robson de Moraes! Ia mengecam diri dalam hati, sebelum beranjak keluar dari kehangatan ranjang.

Beberapa menit berlalu, dan ia pun selesai bersiap-siap untuk menghadapi kerja hari ini, dengan setelan baju yang berbeda dari kemarin (ia tidak sempat mengganti kostumn kerjanya dari tavern dan langsung terkapar lemas pada ranjangnya setelah selesai mengantarkan seorang Section Leader wanita tertentu). Kontras dengan rambut ikalnya yang berantakan, dan kantung mata yang sedikit tampak. Juga, ekspresi kelam yang dipajangnya.

Bagaimana ia mendeskripsikan perasaannya? Ya, bisa dibilang yang dirasakan Raul saat itu adalah campuran dari beberapa perasaan yang semuanya tidak menyenangkan. Rasa kering di tenggorokan, rasa mual, rasa pusing, rasa sulit berkonsentrasi... semuanya gejala wajar untuk dialami setelah meneguk terlalu banyak alkohol.

Hanya ada dua solusi di benaknya: suplai ulang makanan dan minuman, atau latihan fisik. Ia meraba perutnya, yang membalas dengan bunyi keroncongan. Baiklah, sepertinya ia harus mengambil opsi pertama dulu. Setibanya di kafeteria, ia memesan segelas susu dan sepiring roti isi berisi telur, bacon dan keju (remedi yang didapatkannya dari De Moraes).

Ia meneguk minumannya, menghabiskan sepertiga isinya, sebelum mulai menyantap sarapannya tanpa menunda. Lebih cepat ia menangani gejala hangover, lebih baik.
Back to top Go down
View user profile
Chrysalis vi Scheziel



Posts: 145
Poin RP: 20

Biodata
Posisi: Section Leader
Cabang: Amerika Utara - Selatan
Umur: 25

PostSubject: Re: [AMERICA] Hard Night's Morning   11th September 2009, 22:06

Lokasi : Cafetaria

Kacau.

Itulah kata yang bisa menggambarkan pagi Chrysalis Vi Scheziel di hari ini. siku lengannya berada di meja, menjadi tempat pertempuan dahinya. Sesekali dia memijat-mijat dahinya sambil mengerang halus. Lingkaran gelap tampak di sekitar matanya dan wajahnya tak terlihat sesegar biasanya. Section leader ini menempatkan dirinya di meja yang bisa dibilang cukup memisahkan diri dari yang lain. Chrysalis tak menyentuh makanan di hadapannya, sepiring Hutspot Met Klapstuck, makanan asal negara seribu tulip.


Makanan itu tak dia sentuh, hanya sesuap-dua suap yang masuk ke perutnya. Nafsu makannya dihentikan oleh tubuhnya yang protes atas perlakuan tak bertanggung jawab dari si empu. Sendoknya menggenang di atas campuran kentang tumbuk dan krim sup, yang sebenarnya sangat sayang untuk tidak dimakan.

Sejak bangun tadi pagi dia tak dapat bekerja dengan benar, dan ada sesuatu yang dirasa sangat kurang dari staffnya yang dia temui, hari ini wanita itu belum melakukan koreksi kesalahan satupun, Bagaimana bisa dia berpikir tentang pekerjaan sementara dia tidak bisa menjaga punggungnya tetap tegak.

Pandangannya yang tak fokus menatap segelas air putih di dekatnya, namun berapapun yang dia minum kesadarannya tak kunjung juga pulih. Tapi ada yang lebih dia pikirkan daripada semua itu.

Wanita Belanda ini mencoba menjelajah ingatannya, mengingat-ingat setiap detil kejadian semalam.. dan berpikir dalam keadaan seperti ini sangat tidak mudah bahkan untuk wanita yang terhitung cukup pintar.


Oke.. dia bisa mengingat kalau dia bertemu dengan seseorang di tavern.. ah sapa namanya? Raul.. ya, Raul Santa Cruz.. staff keamanan. Dia bisa mengingat dengan baik sampai sini...

Suara dengungan di kepala membuat dia berhenti berpikir untuk sejenak. Memijat dahinya dengan lembut.

Hmm.. selanjutnya? Raul Santa Cruz mulai mabuk, dia menghentikan sang pria kekar itu untuk tenggelam lebih dalam pada alkohol. Kemudian seseorang datang saat Raul mulai berpamitan. Seseorang... Rovers... kakak Estrella Rovers... E- Elias?

Suara dengusan yang cukup keras terdengar dari sang nona Belanda.

Hal yang tidak ingat adalah setelah itu, di kepalanya hanya ada bayangan samar-samar dirinya yang menuangkan brandy ke gelas Elias.. dia mulai mabuk.. dan Elias.. apa yang terjadi kemudian ?

Otaknya menolak untuk memberikan petunjuk lebih lanjut kecuali bayangan yang teramat samar. Pada pagi harinya dia menemukan dirinya sudah tertidur di kamar pribadinya, dengan pakaian lengkap serta aroma alkohol yang pekat dari sekujur tubuhnya yang membuat Chrysalis langsung mandi begitu dia bangun dari tidurnya.

Dia bahkan belum tahu bagaimana dia bisa berakhir di ranjangnya seperti itu, sekarang dia hanya ingin menunggu seseorang menjelaskan apa yang terjadi padanya semalam.. dan memberi informasi akan hal yang tak dia ingat.

_________________
1st char of DPNK: Mademoiselle Monsieur
Back to top Go down
View user profile
Raul Santa Cruz



Posts: 50
Pemilik: Chief

Biodata
Posisi: Section Staff
Cabang: Amerika Utara - Selatan
Umur: 23

PostSubject: Re: [AMERICA] Hard Night's Morning   11th September 2009, 22:13

Ia merasa seakan beban dari gejala hangover satu per satu diangkat dari punggungnya dengan tiap gigitan sarapannya. Ia meneguk likuid putih yang mendampingi roti isinya, dan menghela napas dengan lega begitu usai menelan. Daya rehidrasi susu memang tinggi, karena kadar tinggi--err, apa itu namanya?--sisteina dalamnya. Atau semacam itu, ia lupa persis apa yang diberitahukan sang paramedis padanya.

Tidak jauh darinya, ia mendengar dengusan seorang wanita. Menoleh, Raul pun menemukan bahwa sumber suaranya tidak lain dari Chrysalis vi Scheziel, salah satu korban minuman keras tavern langganannya. Ia rasa pada akhirnya justru wanita itu (beserta Elias) yang pulang dalam kondisi lebih mabuk darinya, mungkin efek dari minum-minum lebih terasa juga oleh wanita maskulin itu. Apa sebaiknya ia mengajaknya bicara? Mungkin Chrysalis juga ingin menambal apa yang diketahuinya tentang kejadian semalam, seandainya ia tidak sepenuhnya ingat.

"Nona, tidak apa sejak kemarin malam?" Ya, itu pertanyaan retoris. Bahkan Raul bisa melihat bahwa insiden kemarin memiliki efek terhadap Section Leader yang satu ini.
Back to top Go down
View user profile
Chrysalis vi Scheziel



Posts: 145
Poin RP: 20

Biodata
Posisi: Section Leader
Cabang: Amerika Utara - Selatan
Umur: 25

PostSubject: Re: [AMERICA] Hard Night's Morning   11th September 2009, 22:37

Chrysalis menoleh ke sumber suara yang rasa-rasanya dia kenal. Disipitkannya kelopak matanya sehingga bisa membuatnya melihat lebih baik. Untu beberapa detik bayangan Raul mengganda terlebih dahulu, dan sedikit goyah.

"Ra-Raul...?," suara Chrys terdengar sedikit parau. "Panggil aku Chrys..," kata-kata itu mengikuti di belakang. Bukankah formalitas tak dibutuhkan saat sedang istirahat? Apalagi kalau orang itu adalah teman mabukmu semalam.

"Kebetulan..,"
Chrysalis kemudian meminta Raul untuk duduk. Dahi Chrysalis yang masih terasa pening tetap bertumpu pada lengannya.

"Apa kau yang memapahku sampai kamar?," tanya sang section leader dengan nada yang sedikit lebih mantap. Matanya memandang lurus ke Raul, lingkaran gelap di sekitarnya mengakibatkan tatapannya tak setegas biasanya..

_________________
1st char of DPNK: Mademoiselle Monsieur


Last edited by Chrysalis Vi Scheziel on 12th September 2009, 08:59; edited 1 time in total
Back to top Go down
View user profile
Raul Santa Cruz



Posts: 50
Pemilik: Chief

Biodata
Posisi: Section Staff
Cabang: Amerika Utara - Selatan
Umur: 23

PostSubject: Re: [AMERICA] Hard Night's Morning   11th September 2009, 22:47

"Ya," ujarnya singkat, seraya ia mengambil tempat duduk di sebelah Chrysalis. Tetap menjaga jarak tentunya; ia bukan tipe orang yang mudah merasa nyaman dalam seketika bersama seorang wanita. "Elias juga... menemani." Dalam hati, Raul bertanya-tanya apakah frase itu tepat untuk menggambarkan staf yang sama mabuknya dengan sang wanita hingga tidak tahu jalannya sendiri, namun ia tidak menarik kembali kata-katanya.

Kehabisan ide akan apa yang dikatakan, Raul hanya melontarkan satu hal yang dirasanya bisa membantu, "Jika Nona Chrys masih merasakan efek dari kemarin, ada baiknya meminum susu atau jeruk. Keduanya ampuh menangani itu." Jelas, ia tidak berbohong--dan untuk apa pula? Ia hanya merekomendasikan apa yang benar-benar digunakan dirinya sendiri.

Pikirannya terlintas pada staf terakhir yang ditemuinya di bar, Elias Rovers. Bagaimana kabar lelaki yang satu ini? Barang kali mereka akan bertemu dengan lelaki Meksiko ini sebentar lagi.
Back to top Go down
View user profile
Estrella Rovers



Posts: 63
Pemilik: S.E.H.

Biodata
Posisi: Exorcist
Cabang: Amerika Utara - Selatan
Umur: 19

PostSubject: Re: [AMERICA] Hard Night's Morning   11th September 2009, 23:49

"Makanya, sudah kubilang kakak tidak boleh pergi ke tempat itu lagi!" seruan protes dari seorang gadis terdengar jelas di koridor menuju kafetaria, kedua kakinya dihentakkan keras-keras, sebagai salah satu bentuk protesnya. Wajahnya yang biasanya terlihat ceria, kini berubah drastis. Alisnya berkerut, dan bibirnya tidak lagi menampakkan senyuman.

Ia melemparkan pandangan galak pada kakak kandungnya, Elías. "Estrella tidak suka kalau kakak mabuk-mabukkan seperti itu!" protesnya lagi, ekspresi kekesalan jelas terpampang di wajahnya. Bagaimana tidak marah, saat ia mengira kakaknya tengah bekerja lembur di laboratorium, pintu kamarnya diketuk pada tengah malam, dan mendapati kakaknya yang tidak sadarkan diri akibat pengaruh alkohol. Ya, Estrella sangat tidak menyukai keadaan itu. Menurutnya, kualitas seseorang akan turun bila ia terpengaruh alkohol.

Ia dan Elías memasuki kafetaria, kemudian menemukan kedua orang yang diketahuinya ikut dalam acara semalam. Spontan, ia berteriak memanggil kedua orang tersebut, "Raul! Nona Chrysalis!" gadis Meksiko ini berjalan lebih cepat, meninggalkan kakaknya yang berjalan sempoyongan. Setelah tiba di hadapan mereka, Estrella menarik lengan baju Raul dan Chrys sekaligus, "Kenapa kalian tidak menghentikan kakak kemarin malam? Atau kalian memang sengaja mabuk-mabukan di sana?" tanyanya, dengan ekspresi cemberut yang meminta penjelasan.
Back to top Go down
View user profile
Elías Rovers



Posts: 45
Pemilik: S.E.H.

Biodata
Posisi: Section Staff
Cabang: Amerika Utara - Selatan
Umur: 25

PostSubject: Re: [AMERICA] Hard Night's Morning   12th September 2009, 01:08

Seharusnya Elías menyesali keputusannya pergi ke tavern kemarin malam. Ralat; ia sudah menyesalinya sejak bangun pagi ini, di mana Estrella ngambek karena kelakuannya itu dan tubuhnya tidak mau bekerja sama dengan baik sama sekali.

Ia bukan tipe orang yang menyukai minuman alkohol atau pergi ke tempat dengan banyak orang seperti tavern, namun rasa frustrasinya kemarin malam sudah tidak mau berkompromi lagi, sehingga ia memilih jalan pintas untuk menyelesaikannya lewat alkohol. Kepalanya yang sudah terasa luar biasa pusing merasa semakin pusing ketika ia dimarahi oleh adiknya sejak tadi pagi sampai sekarang ketika mereka menuju kafetaria. Tentu, perjalanan mereka menjadi lambat karena Elías sendiri masih belum bisa mengontrol langkah kakinya dengan benar.

Apa yang terjadi semalam? Mudah mendapatkan jawabannya bila kau mempunyai ingatan yang bagus seperti Elías. Raul hendak pergi dari tavern malam itu ketika ia baru datang... Selanjutnya, ia menghabiskan sisa malamnya bersama Chrysalis, dan sungguh, banyak yang terjadi antara mereka berdua malam itu sampai Elías enggan untuk mengingatnya. Kadangkala ia tidak menyukai kelebihannya yang satu ini; karena ia masih bisa mengingat sesuatu dengan jelas, dalam keadaan mabuk sekalipun.

Ia memegangi kepalanya yang masih belum mereda rasa sakitnya, telinganya ikut berdengung. Rasanya ia sendiri tidak bisa dengan jelas mendengar protes dari adiknya, sampai langkahnya terhenti ketika Estrella memanggil kedua nama yang berada bersamanya semalam.

'Ugh...' Elías dapat melihat Raul di sana, namun orang yang tidak ingin ditemuinya juga berada di tempat yang sama. Bukannya apa-apa, tapi ia sangat yakin kalau ia tidak akan berani menatap ke mata Chrysalis langsung, dan pasti wanita itu akan bertanya perihal kejadian tadi malam. Tentu saja Elías tidak mau menjawabnya. Lebih baik diam saja, atau titel 'sister complex' yang selama ini dialamatkan padanya perlahan-lahan akan berubah menjadi sebutan lain yang berhubungan dengan wanita asal Belanda tersebut.


Last edited by Elías Rovers on 1st October 2009, 23:07; edited 1 time in total
Back to top Go down
View user profile
Chrysalis vi Scheziel



Posts: 145
Poin RP: 20

Biodata
Posisi: Section Leader
Cabang: Amerika Utara - Selatan
Umur: 25

PostSubject: Re: [AMERICA] Hard Night's Morning   12th September 2009, 06:40

"Jika Nona Chrys masih merasakan efek dari kemarin, ada baiknya meminum susu atau jeruk. Keduanya ampuh menangani itu."

Chrysalis merlirik pada pria itu, masih dengan tatapan yang sedikit nanar. "Kau benar, mungkin segelas susu tawar adalah ide yang bagus". Dia berdiri dari kursinya -- berusaha berdiri -- namun keseimbangan tubuhnya yang masih jelek membuatnya harus berpegangan pada pinggiran meja dulu.

Estrella dan Elías memasuki kafetaria, kemudian menemukan kedua orang yang diketahuinya ikut dalam acara semalam. Spontan, ia berteriak memanggil kedua orang tersebut, "Raul! Nona Chrysalis!" gadis Meksiko ini berjalan lebih cepat, meninggalkan kakaknya yang berjalan sempoyongan. Setelah tiba di hadapan mereka, Estrella menarik lengan baju Raul dan Chrys sekaligus, "Kenapa kalian tidak menghentikan kakak kemarin malam? Atau kalian memang sengaja mabuk-mabukan di sana?" tanyanya, dengan ekspresi cemberut yang meminta penjelasan.

Mendapati lengannya ditarik dengan begitu tiba-tiba dia terkejut, telapak tangannya yang bergeser menabrak piring di depannya. Menyebabkan piring itu terbalik. Genangan sup krim membasahi permukaan meja dengan suara yang cukup keras, menyebabkan beberapa orang menoleh dan entah kenapa efek suara itu mengakibatkan kesadarannya kembali lebih baik dengan perlahan.

"Estrella..," dia menatap piring itu, tampak ada retakan kecil di sana. Section leader ini menoleh ke Estrella sambil menghela nafas dia menepuk-nepuk kepala Estrella dengan perlahan. "Tenanglah sedikit, aku tak akan bisa berpikir untuk menjawab pertanyaanmu kalau begini... tunggu sebentar " Diturunkannya tangannya dari kepala Estrella dan dia beringsut perlahan ke counter cafetaria. Langkahnya sempat dihentikan saat dia melihat Elias, ditatapnya pria itu untuk beberapa detik dengan tatapan yang penuh tanda tanya sebelum dia kembali beranjak menuju counter. Tentu saja dia akan berbicara pada Elias. Namun, segelas susu tawar lebih penting untuknya saat ini.

_________________
1st char of DPNK: Mademoiselle Monsieur


Last edited by Chrysalis Vi Scheziel on 12th September 2009, 07:01; edited 2 times in total
Back to top Go down
View user profile
Raul Santa Cruz



Posts: 50
Pemilik: Chief

Biodata
Posisi: Section Staff
Cabang: Amerika Utara - Selatan
Umur: 23

PostSubject: Re: [AMERICA] Hard Night's Morning   12th September 2009, 06:53

Benar saja; dirinya dan Chrysalis dihampiri oleh pemeran terakhir, plus adiknya, Estrella Rovers. Tampaknya gadis Meksiko itu tidak terlalu bahagia, dan Raul bisa menduga kenapa, mendengar teriakan nyaringnya di koridor tadi. Ia terkejut begitu mendengar pertanyaan sang Exorcist, "Kenapa kalian tidak menghentikan kakak kemarin malam? Atau kalian memang sengaja mabuk-mabukan di sana?"

Tampaknya, Chrysalis sama terkejutnya dengan tarikan Estrella pada bajunya. Piring sup krimnya terbalik. Raul mengambil piring yang sedikit retak itu, hendak mengembalikannya pada staf kafeteria. Ia mendeham, hendak memulai penjelasannya.

"Sepertinya itu mustahil untuk nona ini karena ia sendiri juga mabuk," ujarnya dengan seadanya. Hei, ia bukan tipe orang yang suka membumbui perkataannya. "Tetapi seharusnya aku menjaga mereka berdua dari pada duduk di luar sendirian. Maaf." Namun, ia tidak mengungkapkan dugaannya bahwa ia akan sama mabuknya dengan dua orang tadi seandainya ia tetap berada dalam kedai minum itu. Skenario itu lebih buruk, karena nanti siapa yang membawa dua orang dalam kondisi tidak sepenuhnya sadar pulang?

"Aku bawa ini pergi dulu." Sekaligus mengembalikan piring Chrysalis, lelaki Paraguay ini meminta seseorang untuk membersihkan tumpahan sup. Dan, memesan satu gelas susu tawar; mungkin ini bisa dianggap balas budinya pada sang wanita Belanda untuk kemarin malam.
Back to top Go down
View user profile
Estrella Rovers



Posts: 63
Pemilik: S.E.H.

Biodata
Posisi: Exorcist
Cabang: Amerika Utara - Selatan
Umur: 19

PostSubject: Re: [AMERICA] Hard Night's Morning   15th September 2009, 22:35

"Estrella... Tenanglah sedikit, aku tak akan bisa berpikir untuk menjawab pertanyaanmu kalau begini... tunggu sebentar "

"Sepertinya itu mustahil untuk nona ini karena ia sendiri juga mabuk. Tetapi seharusnya aku menjaga mereka berdua dari pada duduk di luar sendirian. Maaf."


Jujur saja, jawaban kedua orang itu sama sekali tidak memuaskan Estrella. Kakaknya tidak bisa memberikan penjelasan yang dinilainya 'cukup', dan ia masih belum mendapatkan jawaban yang diinginkannya. Wajahnya masih cemberut, ia melangkahkan kakinya menuju counter makanan, kemudian berbalik ke arah kakaknya, "Kakak duduk di situ saja!" perintahnya, nada kesal masih terselip di sana.

Dengan sedikit menghentak-hentakkan kakinya, ia kembali berjalan menuju counter makanan dan memesan sarapan mereka pagi itu, tidak lupa segelas susu tawar dan dua buah jeruk. Tak lama ia kembali, menuju tempat duduk yang telah ditempati kakaknya, "Pokoknya Estrella tidak mau dengar kakak pergi ke tempat seperti itu lagi!" ujarnya sambil menaruh nampan makanan di atas meja, menatap kakaknya galak dengan wajahnya yang masih cemberut. Estrella Rovers yang biasanya selalu ceria akan marah bila hal itu menyangkut orang yang disayanginya...
Back to top Go down
View user profile
Chrysalis vi Scheziel



Posts: 145
Poin RP: 20

Biodata
Posisi: Section Leader
Cabang: Amerika Utara - Selatan
Umur: 25

PostSubject: Re: [AMERICA] Hard Night's Morning   16th September 2009, 16:57

"Sedari tadi rasanya lebah-lebah membuat sarang di dalam kepalaku,"suara itu mengalihkan pandangan semua orang di meja. Menyadarkan bahwa sang gadis Belanda telah kembali dengan segelas jus jeruk dan gelas kosong yang terlihat ada di nampan yang dibawanya. Chrys menempatkan dirinya pada satu-satunya kursi kosong yang berada disana, berhadapan dengan salah satu dari mereka.

"Dia mengatakan kalau meja ini sudah memesan bergelas-gelas susu," dia yang dimaksud Chrysalis adalah salah seorang petugas kafetaria. "Kau mengambilkan ini untukku kan Raul?," tanyanya sambil menunjuk segelas susu di antara mereka dan terdengar gumaman yang mengucapkan terimakasih, dengan nada yang tak begitu mantap.

Jus jeruk itu pun berpindah wadah, setengah volumenya mengisi gelas kosong dan susu tawar dituangkan kesana oleh sang section leader sampai benar-benar penuh. Tindakan yang mungkin mengingatkan seseorang ... campuran brandy dan vodka...?. Walaupun tampak janggal tapi dia sering melakukan hal ini, mencampurkan beberapa liquid yang harus dia minum --atau yang tak seharusnya diminum--. Toh, setelah semua itu meluncur ke lambung akan sama saja kan. Setidaknya dia mengingat bahwa jangan pernah mencampur Whiskey dengan Baileys jika masih ingin hidup.

Dia meminumnya dengan cepat sebelum siapapun yang berpotensi mengingatkan dirinya mangucapkan sepatah kata apapun, hitungan ketiga, susu jeruk (?) di dalamnya telah habis tak bersisa.

Ah ternyata Raul benar, perlahan tapi pasti kepalanya tidak seberat tadi dan poin-poin intelijensinya sudah kembali dengan hampir sempurna.

Chrysalis memandang orang-orang di sekitarnya secara bergantian --dengan tatapan yang mulai normal--, nampak Estrella yang sedang sangat-sangat kesal dan Elias yang diam saja sedari tadi dan sikap diamnya membuat Chrysalis heran.

Apa Elias memang tipe pria yang tunduk pada adiknya sendiri atau dia memilih diam adalah cara terbaik untuk menghadapi adik satu-satunya ?, Chrysalis membatin.


Tiba-tiba secercah kesadaran menyentil wanita berusia 25 tahun ini, pandangannya menajam ke Elias dengan tatapan yang mengatakan bahwa dia mengingat sesuatu..

Hening sejenak...

"Kita.. mabuk kan semalam?," tanya Chrysalis pada sang staff research.. dia bertanya dengan gelagat yang menyembunyikan fakta bahwa dia tak bisa mengingat apa yang terjadi di antara mereka.

_________________
1st char of DPNK: Mademoiselle Monsieur
Back to top Go down
View user profile
Elías Rovers



Posts: 45
Pemilik: S.E.H.

Biodata
Posisi: Section Staff
Cabang: Amerika Utara - Selatan
Umur: 25

PostSubject: Re: [AMERICA] Hard Night's Morning   19th September 2009, 10:54

"Kakak duduk di situ saja!"

Uh, Estrella benar-benar mengamuk kali ini. Elías hanya pasrah menuruti perintah adiknya, dan duduk di bangku terdekat. Kepalanya bertumpu pada kedua tangan yang menutupi wajahnya, ia masih merasa pusing. Awalnya ia pikir bahwa ia cukup kuat dengan minuman beralkohol, namun rupanya ia salah mengira. Adiknya juga tidak tahan dengan minuman beralkohol, dan langsung mabuk bila mencicipi sedikit. Sepertinya hal ini memang sudah ada dalam darah keluarga Rovers. Nah, catat itu, Elías.

"Pokoknya Estrella tidak mau dengar kakak pergi ke tempat seperti itu lagi!"

Dengan susah payah Elías menatap wajah adiknya itu, iapun berkata pelan, "Ya... Aku minta maaf..." ia mengambil segelas susu tawar yang dibawakan Estrella, dan meneguknya perlahan. Ahh, setelah beberapa teguk, Elías mendapatkan kembali sebagian dari kesadarannya, ia merasa mendingan sekarang. Pria Meksiko ini kemudian mengambil jeruk yang diletakkan di sampingnya, kemudian mengupas kulitnya. Dengan hati-hati ia mengambil isi buah berwarna oranye itu dan memasukkannya ke dalam mulutnya.

Setelah menghabiskan sebagian dari jeruk itu, Elías dapat merasakan sebuah tatapan tajam yang ditujukan padanya. Estrella? Bukan, gadis itu sudah lumayan tenang tadi, jadi seharusnya bukan dia...

"Kita.. mabuk kan semalam?,"

Glek, sebuah pertanyaan dari sang Section Leader yang paling tidak ingin dijawabnya. Pria berambut coklat ini kembali meneguk susu tawarnya, berusaha terlihat tenang sambil memikirkan jawaban apa yang kira-kira bisa diberikan untuk wanita Belanda itu. "Tampaknya memang begitu, Nona Scheziel... Untungnya ada Raul yang membantu kita pulang." jawabnya singkat, tidak berani menatap Chrysalis langsung ke matanya. Kenapa? Karena kalau ia melakukan itu, Elías punya firasat kalau Chrysalis akan merasa bahwa dirinya menyembunyikan sesuatu. Dan tentu, Elías tidak ingin Chrysalis tahu sedikitpun tentang apa yang terjadi di antara mereka semalam.
Back to top Go down
View user profile
Raul Santa Cruz



Posts: 50
Pemilik: Chief

Biodata
Posisi: Section Staff
Cabang: Amerika Utara - Selatan
Umur: 23

PostSubject: Re: [AMERICA] Hard Night's Morning   26th September 2009, 13:02

Raul tidak tahu apa yang harus diucapkannya; tampaknya diskusi antara Elias Rovers dan Chrysalis vi Scheziel mulai beralih ke diskusi pribadi. Tidak baik jika ia ikut campur. Beberapa kali ia mengedipkan mata. Ia menelan ludah; mengapa kesannya yang lain mengharapkan respon darinya? Ya, ia juga saksi mata pada malam itu, tetapi...

"Ya, begitulah. Tetapi tidak terjadi apa-apa, kok," ujarnya datar. Walau perawakannya tidak begitu ramah, ia tidak ingin menjatuhkan baik Elias maupun Chrysalis dalam masalah (terutama antara Elias dan adiknya yang berceramah panjang tadi). Semoga saja ucapannya cukup untuk menenangkan Estrella.

Lelaki Paraguay itu memperhatikan gerak-gerik Elias, yang tampaknya menghindari kontak mata langsung dengan Chrysalis. Ia mengangkat alis; jangan-jangan, sebenarnya terjadi sesuatu ketika ia tidak mengawasi... apa gerangan? Ia mengalihkan tatapannya ke Chrysalis, meminta reportase dari sudut pandang wanita itu.
Back to top Go down
View user profile
Chrysalis vi Scheziel



Posts: 145
Poin RP: 20

Biodata
Posisi: Section Leader
Cabang: Amerika Utara - Selatan
Umur: 25

PostSubject: Re: [AMERICA] Hard Night's Morning   26th September 2009, 13:28

Quote:
"Tampaknya memang begitu, Nona Scheziel... Untungnya ada Raul yang membantu kita pulang." jawabnya singkat, tidak berani menatap Chrysalis langsung ke matanya

"Oh.." satu kata pendek itu keluar dari bibir Chrysalis dengan datar. Namun pandangannya tak bergeser seincipun dari wajah sang pria Meksiko. Chrys sendiripun tak mengerti kenapa matanya masih terus saja memperhatikan Elias. Dia hanya merasakan ada sesuatu, ya sesuatu, sesuatu yang belum dapat dia ingat. Pikirannya masih diselimuti kabut yang tebal.

Quote:
"Ya, begitulah. Tetapi tidak terjadi apa-apa, kok,"


Kali ini Raul Luis Santa Cruz de la Bahia berbicara padanya, bermaksud menenangkan tapi efek dari kalimat tersebut malah sebaliknya. Chrysalis menyipitkan matanya sambil memandang lekat-lekat wajah Elias, sekarang mungkin ekspresinya sama seperti ilmuwan yang menemukan sosok entitas asing dari luar galaksi.

"Tidak.. sepertinya ada sesuatu..." kalimat itu dia ucapkan dengan sedikit terseret di akhir kata. Dia melirik Raul yang ada di sampingnya, ekspresinya menunjukkan tanda tanya besar yang ada di kepalanya. Dan ternyata Raul-pun menunjukkan gelagat yang sama.

Tiba-tiba wanita ini tersentak, kaget atas kesadarannya sendiri. Ia menoleh pada Elias dengan cepat. Chrys berbicara pada Elias dengan nada yang gelisah, kontras dengan semua sikapnya barusan, tatapannya pun melunak.

"Ja-jangan-jangan... ?!"

Ah, nampaknya Chrysalis mengingat sesuatu...

_________________
1st char of DPNK: Mademoiselle Monsieur
Back to top Go down
View user profile
Elías Rovers



Posts: 45
Pemilik: S.E.H.

Biodata
Posisi: Section Staff
Cabang: Amerika Utara - Selatan
Umur: 25

PostSubject: Re: [AMERICA] Hard Night's Morning   2nd October 2009, 00:02

Elías dapat merasakan dirinya masih dihujani tatapan lekat dari sang Section Leader, ia berusaha cuek, namun tidak sepenuhnya berhasil karena sedikit-sedikit ia dapat merasakan keringat dingin meluncur dari dahinya. Sial, efek dari hangover kah, ini? Elías berharap begitu, tapi rasanya bukan.

"Ya, begitulah. Tetapi tidak terjadi apa-apa, kok,"
"Tidak.. sepertinya ada sesuatu..."


Jawaban Raul nyaris membuat Elías bernafas lega, namun kalimat lanjutan dari sang Section Leader menahannya berbuat begitu. Detik-detik yang dilalui Elías ketika menunggu kalimat lain terucap dari lawan bicaranya, siapapun itu, seperti sebuah count down menuju vonis yang akan dijatuhkan padanya. Dalam hati, ia terus memohon agar keadaan ini dibiarkan saja, tanpa Chrysalis mengingat suatu apapun. Namun rasanya Tuhan belum mau mengabulkan permintannya. Oh Elías, apa kadar imanmu turun akhir-akhir ini?

"Ja-jangan-jangan... ?!"

Elías ikut tersentak akibat reaksi yang terlalu tiba-tiba untuknya itu, pria Meksiko ini menelan ludah pahit. 'Sial, apa dia benar-benar ingat sesuatu...?' Dengan ekspresi terkejut yang sedikit dibuat-buat (karena sebenarnya Elías sudah mengantisipasi situasi macam ini), ia bertanya, "Ke-kenapa, Nona Scheziel?" ia memandang wanita itu, nafasnya serasa terhenti karena mungkin saja nona ini mengingat kejadian semalam. Demi Tuhan, Elías benar-benar tidak ingin Chrysalis membeberkan apa yang mereka lakukan semalam...

... karena di sini ada adiknya.
Back to top Go down
View user profile
 

[AMERICA] Hard Night's Morning

View previous topic View next topic Back to top 
Page 1 of 2Goto page : 1, 2  Next

 Similar topics

-
» Good Morning Good morning, to you!
» Mersey Forest Camp. Where life is hard. OPEN AND ACCEPTING!!!
» America Gundam
» The Vikings Discover America, ca. 1000
» Cradle of the Night

Permissions in this forum:You cannot reply to topics in this forum
Black Order Headquarters :: Black Order Archives :: Incomplete Tales-
Free forum | © phpBB | Free forum support | Contact | Report an abuse | Free forums