An Indonesian D.Gray-Man original character (OC) roleplay forum. Set in an alternate 1880s.
 
Home­FAQ­Calendar­Search­Memberlist­Usergroups­Register­­Log in
Time

Selamat datang di Black Order Headquarters! Waktu dunia Black Order HQ saat ini adalah: Februari 1880

[CENTRAL] musim dingin, bersalju dan hawa menusuk

[ASIA] musim dingin, sejuk namun kering

[AMERICA] musim dingin, badai salju di akhir bulan

[AFRICA] musim dingin, sedikit salju di awal bulan

Acara mendatang:

- Valentine Grand Ball

(Kontak staf jika memiliki ide)

Shoutbox

ShoutMix chat widget
Affiliates

ClampFactory Al'loggio

code-geass

tenipuri-indo

Saint-Sanctuary

Neverworld

Aria Academy High School Fighter Role Play Forum

Don't be shy, affiliate with us!
   
Latest topics
» [AMERICA] Tea Late at Night
by Keith Warringstate 5th September 2010, 21:07

» [AU] Empty Time
by Li Lian Jie 30th August 2010, 14:09

» En Beskrive Bok
by Ethan Hartmann 28th August 2010, 15:00

» Shena Cherkesovich Medvedev
by Shena C. Medvedev 18th August 2010, 19:28

» [CENTRAL] Pengakuan Dosa (part 2)
by Nikolai Mikhailov 18th August 2010, 15:25

Post new topic   Reply to topicShare | 
 

 [AMERICA] Hard Night's Morning

View previous topic View next topic Go down 
Goto page : Previous  1, 2
AuthorMessage
Raul Santa Cruz



Posts: 50
Pemilik: Chief

Biodata
Posisi: Section Staff
Cabang: Amerika Utara - Selatan
Umur: 23

PostSubject: Re: [AMERICA] Hard Night's Morning   2nd October 2009, 07:09

Raul memandang Chrysalis, yang tampaknya telah terilhami memori insiden kemarin yang telah hilang. Sejujurnya, ia juga ingin mendengar laporan kejadian malam itu, karena ia juga tidak tahu apa yang telah terjadi antara Chrysalis dan Elias. Namun, ia tidak tega membiarkan Chrysalis meneruskan ucapannya sementara Estrella masih berada di sana. Dari ekspresi wajah Elias, ia bisa menduga bahwa tidak sembarang hal telah terjadi.

"Cukup," gumamnya singkat, menginterupsi Chrysalis sebelum sang wanita Belanda bisa mengucapkan lebih. Ia merangkul pundak Estrella, masih memajang wajah serius. Sebelum gadis Meksiko itu bisa mengutarakan protesnya, Raul berujar, "Kurasa sebaiknya kita membiarkan kakakmu dan nona itu berbicara berdua. Lebih baik kita menyingkir." Ia harap Estrella akan menurut; lebih baik bagi gadis pirang itu untuk tidak mendengar hal-hal yang tidak sepatutnya didengarnya, kan?
Back to top Go down
View user profile
Chrysalis vi Scheziel



Posts: 145
Poin RP: 20

Biodata
Posisi: Section Leader
Cabang: Amerika Utara - Selatan
Umur: 25

PostSubject: Re: [AMERICA] Hard Night's Morning   3rd November 2009, 17:52

Quote:
"Ke-kenapa, Nona Scheziel?"


Mendengar ia mungkin saja mengingat kejadian semalam Elias langsung terkesiap, dan Chrysalis –yang cerdas tentu saja – menafsirkan reaksi itu sebagai pernyataan pendukung bahwa ia memang melakukan sesuatu selama ia mabuk. Wanita Belanda itu memegangi dahinya, “ternyata memang benar ya?” ia berdecak pelan. Manik emerald tertuju pada sosok pria Meksiko itu, alisnya turut melengkung.ke bawah.

Belum juga ia mengucapkan apapun pada Elias, Raul telah menyeret –atau setidaknya terlihat seperti itu – Rovers yang satu lagi. Dan kenapa juga semua orang terlihat begitu panik, memangnya ia benar-benar melakukan hal yang sangat luar biasa terlalu semalam? Ia mencoba menarik benang-benang ingatan yang menuju ke sana, namun hasilnya nihil. Chrysalis mendengus ke udara bebas, mendemonstrasikan kekesalannya namun ia membiarkan Raul melakukan apa yang ia mau. Sekali lagi wanita bertubuh semampai nan tegap itu menatap Elias lekat-lekat, memperhatikan pria itu dari ujung rambut sampai ke bagian yang tertutupi oleh meja kafetaria.

Jemari lentiknya mengetuk-ngetuk meja kayu itu, terdiam beberapa saat dalam keheningan yang terasa tak nyaman –padahal kafetaria cukup ramai.

“Elias....” Section Leader itu mengawali kalimatnya dengan intonasi yang sedikit goyah, “Apa ...membekas?... sungguh aku minta maaf..

Sekarang wajah Section Leader itu meununjukkan perasaan tidak enak hati, merasa bersalah mungkin.

_________________
1st char of DPNK: Mademoiselle Monsieur


Last edited by Chrysalis vi Scheziel on 8th November 2009, 10:09; edited 1 time in total
Back to top Go down
View user profile
Estrella Rovers



Posts: 62
Pemilik: S.E.H.

Biodata
Posisi: Exorcist
Cabang: Amerika Utara - Selatan
Umur: 19

PostSubject: Re: [AMERICA] Hard Night's Morning   3rd November 2009, 19:13

"Ja-jangan-jangan... ?!"

Estrella mengerutkan dahinya, jangan bilang telah terjadi sesuatu antara Elias dan Chrysalis? Ah, yang benar saja. Mana mungkin sih kakaknya itu berbuat sesuatu yang aneh-aneh?

"Ke-kenapa, Nona Scheziel?"

Tuh, lihat kan? Ekspresi Elias juga sekaget itu, tidak mungkin ia bermaksud menyembunyikan sesuatu, ah. Alis Estrella masih berkerut, menunjukkan ketidakpahaman atas situasi ini. Ketika ia hendak memberi komentar terhadap reaksi Chrysalis yang menurutnya tidak biasa, ia dapat merasakan sepasang tangan merangkul pundaknya.

"Cukup,"

Gadis berambut pirang pucat ini menengadahkan kepalanya, dan menemukan Raul yang memasang wajah serius di sana. Tumben?

"Kurasa sebaiknya kita membiarkan kakakmu dan nona itu berbicara berdua. Lebih baik kita menyingkir."

Mencerna kalimat lelaki Paraguay itu, Estrella mendengus, "Uuhhm, ya sudah deh." ia melemparkan pandangan secara bergantian, dari Elias ke Chrysalis, baru kemudian beranjak dari kursinya.

Mereka berjalan menjauhi kedua orang yang baru ditinggalkan itu, dan ekspresi cemberut sang gadis Meksiko masih terpasang di sana. Tak lama, helaan napas panjang menyusul, ekspresi wajahnya lebih melunak. "Hei, Raul..." ia mulai dengan suara pelan, menarik lengan baju pria Paraguay itu dengan satu tangannya. "Apa menurutmu memang terjadi sesuatu antara kakak dan Nona Chrys?" tanyanya, wajahnya sedikit memelas untuk meminta penjelasan. Ya, walaupun ia tadi marah-marah, namun sebagai adik yang menyayangi kakaknya, tentu saja ia ingin mengetahui kebenaran tersembunyi yang ada.

_________________
"Estrella Halverson sounds good, don't you think~?" -- Estrella Rovers
Fourth. The Shining Star
Back to top Go down
View user profile
Raul Santa Cruz



Posts: 50
Pemilik: Chief

Biodata
Posisi: Section Staff
Cabang: Amerika Utara - Selatan
Umur: 23

PostSubject: Re: [AMERICA] Hard Night's Morning   4th November 2009, 19:39

Raul merasa lega Estrella tidak memberi perlawanan terhadap permintaannya, walau ia tidak menunjukkannya dengan jelas. Ia memberikan senyuman kecil penuh apresiasi pada gadis muda itu, sebelum membawanya pergi dari kafeteria. Ia mengamati wajah Estrella; menurut, ya, menurut, tetapi tampaknya gadis pirang itu belum sepenuhnya bisa melepaskan kakaknya.

Tarikan pelan pada baju menyadarkan pria berwajah keras itu dari renungannya. Estrella memanggil namanya, dan ia mengangguk, menandakan bahwa ia telah mendengar. Gadis itu, yang kini memajang kekhawatiran murninya terhadap kakaknya dengan jelas, meneruskan, "Apa menurutmu memang terjadi sesuatu antara kakak dan Nona Chrys?"

'Ya.' Pendapat, pendapat. Raul menyisir poni ikalnya dengan jemarinya, mempertimbangkan opsi jawaban yang bisa dilontarkannya. "Niña--" Gadis itu berasal dari Meksiko, tentu ia paham. "--kurasa, justru kedua orang itu sendiri tidak memahaminya. Kau bisa bertanya pada kakakmu ketika mereka selesai bicara, bagaimana?" Sebagai orang yang tidak menyaksikan langsung apapun yang mungkin terjadi antara dua staf Black Order itu, Raul yang pada dasarnya pendiam tidak sudi unjuk suara.
Back to top Go down
View user profile
Elías Rovers



Posts: 45
Pemilik: S.E.H.

Biodata
Posisi: Section Staff
Cabang: Amerika Utara - Selatan
Umur: 25

PostSubject: Re: [AMERICA] Hard Night's Morning   12th January 2010, 23:33

Ia harus berterima kasih pada Raul karena sudah membawa adiknya pergi, menghilangkan risiko adiknya mengetahui sesuatu yang... belum saatnya ia tahu. Kalau ada lelaki yang bisa dipercaya menemani adiknya, itulah Raul Santa Cruz, teman satu kamarnya. Ahh, coba kau kembali pada permasalahan utama, Elías...

“ternyata memang benar ya?”

Sang Section Leader tampak sangat gusar, sedari tadi. Ya, ia juga merasakan hal yang sama, namun ia menjaga ekspresinya tetap tenang, sekuat tenaga. Juga saat dirinya ditatap lekat-lekat, untung saja tidak ada alat yang bisa memperdengarkan bunyi detak jantung, kalau tidak, maka semua orang akan tahu kalau jantungnya tengah berdegup sangat kencang.

Tenang, Elías, tenang...

“Elías... Apa ...membekas?... sungguh aku minta maaf..”

Apa?

Elías mengerutkan alisnya sesaat, respon Chrysalis agak berbeda dengan yang diprediksinya. "... Maksud Anda?" sebuah pertanyaan yang menyatakan kalau ia memang tidak mengerti kalimat Chrysalis, pria sepintar diapun tidak mengerti. Membekas? Apanya yang membekas? Toh mereka cuma... 'hampir' saja kan?

Ia menelan ludah, dengan suara yang lebih serius, ia angkat bicara, "Apa Anda ingat kejadian semalam, Nona Scheziel?" sudah gila kau, Rovers? Malah makin memancing ingatan sang nona Belanda. Ia juga tidak mengerti mengapa ia menanyakan itu, semakin dipikir semakin tidak bisa dimengerti. Hanya, ia baru akan merasa lega kalau bisa mendapatkan jawaban pasti.

Jadi...?

Ya, menunggu datangnya jawaban dengan jantung berdetak cepat. Baru sekali-kalinya Elías Rovers dibuat seperti ini...

_________________
"For me, my sister is the only thing that matters." -- Elías Rovers
Sixth. King of Denial
Back to top Go down
View user profile
 

[AMERICA] Hard Night's Morning

View previous topic View next topic Back to top 
Page 2 of 2Goto page : Previous  1, 2

Permissions of this forum:You cannot reply to topics in this forum
Black Order Headquarters :: Black Order Archives :: Incomplete Tales-
Post new topic   Reply to topic